alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Wali Kota Makassar Harap Rekrutmen PPPK Prioritaskan Honorer

Vivi Riski Indriani
Wali Kota Makassar Harap Rekrutmen PPPK Prioritaskan Honorer
Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan "Danny" Pomanto berharap rencana rekrutmen atau penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerjasama (PPPK) oleh pemerintah pusat memprioritas pegawai honorer atau tenaga sukarela.

"Saya sebenarnya belum dapat laporan bagaimana rekrutmen PPPK, apakah kontrak (honorer) yang jadi PPPK ataukah rekrut baru. Kalau saya mending kontrak yang PPPK, itupun misalnya yang masa kontraknya sudah di atas 5 tahun tapi kalau kontrak baru jangan dulu supaya berjenjang," ujarnya, belum lama ini.

Apalagi kata dia, tidak sedikit pegawai honorer yang gagal ikut seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lantaran terkendala usia.



Menurutnya, pengangkatan pegawai honorer menjadi pegawai PPPK merupakan bentuk kepedulian pemerintah atas pengabdian mereka selama bekerja di pemerintahan. Khususnya tenaga sukarela yang sudah bekerja hingga puluhan tahun.

"Saya utamakan yang sukarela dan sudah puluhan tahun bekerja, supaya ada perjenjanganlah dari pengabdian mereka di pemerintah," tandasnya.

Danny Pomanto pun berencana akan mengusulkan jumlah pegawai honorer yang bakal diangkat menjadi pegawai PPPK. Itupun jika sudah sesuai dengan aturan yang dikeluarkan pemerintah pusat.

"Kita akan usulkan begitu karena itulah asas keadilan, jadi tetap mengacu ke situ dan asas manfaat mereka di PPPK kan. Kita utamakan orang yang bermanfaat dan sudah teruji manfaatnya (sudal lama mengabdi). Tapi saya belum dapat info lengkapnya, cuma dalam pikiran saya selalu mengutamakan yang kontrak," pungkasnya.

Di sisi lain, Pemkot Makassar hingga saat ini belum mengetahui pasti jadwal perekrutan pegawai PPPK dibuka. Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Makassar, Basri Rakhman mengatakan, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia.

"Belum dibuka, juknisnya belum ada kita masih tunggu," singkatnya.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads