alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Puluhan Sekolah Dasar di Makassar Bakal Digabung

Vivi Riski Indriani
Puluhan Sekolah Dasar di Makassar Bakal Digabung
Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar berencana akan menggabung sejumlah Sekolah Dasar (SD) menyusul masih adanya sekolah yang memiliki peserta didik kurang dari 100 orang.

"Aturannya kan dalam satu kelas (rombongan belajar) maksimal 28 peserta didik, sementara data yang saya pegang sekarang ada sekolah yang siswanya kurang dari 100 orang. Kalau enam kelas dikali 28 peserta didik harusnya ada 168 peserta didik, nah kalau di bawah 100 itukan artinya sudah tidak efisien lagi," kata Kepala Disdik Makassar, Abd Rahman Bando, baru-baru ini.

Dia menjelaskan, aturan tersebut merujuk pada Permendikbud nomor 17 tahun 2017 disertai surat edaran Mendikbud nomor 3 tahun 2017 tentang jumlah peserta didik dalam satu rombongan belajar (rombel) untuk SD yaitu paling sedikit 20 orang atau maksimal 28 orang.



Meski demikian penggabungan sekolah ini masih dalam proses kajian. Dan rencana akan diberlakukan setelah ujian sekolah selesai sehingga tidak mengganggu data pokok pendidikan(dapodik) siswa yang akan mengikuti ujian nasional Mei 2019, mendatang.

Data yang diperoleh SINDOnews, sedikitnya 20 sekolah yang dianggap tidak efektif dari jumlah 363 SD negeri dan 136 SD swasta yang ada di Makassar.

"Kami sedang melakukan telaah untuk menggabungkan SD yang sudah tidak layak berdiri sebagai sekolah. Sementara ini kami menemukan kurang lebih antara 20 sampai 30 sekolah yang memungkinkan digabung saja," sebutnya.

"Saya sudah coba sounding ke pak wali, dan beliau bilang cobalah di kaji dulu atau ditelaah dulu. Jadi nanti akan ada pengurangan jumlah SD," sambung dia.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads