alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Danny Pomanto Upayakan Atasi Kemacetan Panjang Jalan Pettarani

Tim Sindonews
Danny Pomanto Upayakan Atasi Kemacetan Panjang Jalan Pettarani
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto saat menerima kunjungan Nusantara Infrastructure (NI) di kediamannya, Jalan Amirullah, Makassar, Jumat (18/01/2019). Foto : Istimewa

MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan "Danny" Pomanto menilai pembangunan elevated tol road atau jalan tol layang AP Pettarani menjadi solusi untuk mengurai kemacaten. Mengingat makin padatnya volume kendaraan yang melintas tiap hari di ruas jalan tersebut.

Namun akibat pengerjaan proyek pembangunan yang tengah berjalan dan ditarget rampung dua tahun kedepan saat ini berdampak terhadap kemacetan berkepanjangan yang cukup parah.

Sebagai wali kota, Danny Pomanto mengaku berkewajiban untuk segera menemukan solusi kemacetan yang banyak dikeluhkan masyarakat.



"Pembahasan kita memberikan evaluasi tentang elevated tol road kita. Pentingnya ini elevated tol road utamanya untuk mengatasi kemacetan di masa yang akan datang. Namun juga harus kita upayakan bagaimana mengatasi dampak kemacetan akibat pengerjaan proyek tersebut saat ini," pungkasnya saat menerima kunjungan Nusantara Infrastructure (NI) di kediamannya, Jalan Amirullah, Makassar, Jumat (18/01/2019).

Terkait itu, kepala daerah berlatar belakang arsitek ini mengungkapkan jika saat ini NI juga menggunakan konsultan dari Jepang. Konsultan Jepang ini memiliki hitungan detik per detik terkait arus lalin dan kemacetan.

"Tadi itu tentang kemacetan, itu yang paling penting bagaimana mencari solusi itu. Saya malah menawarkan solusi ekstrim. Kalau mau belok kita pakai separator apa semua," tandasnya.

"Mereka (NI) juga pakai konsultan Jepang melakukan hitungan detik per detik. Namun saya menambahkan adanya penggunaan separator. Hal ini untuk mengantisipasi masih kurangnya kesadaran pengendara mematuhi marka jalan. Jadi kita bikinkan fix jalur," sambung Danny Pomanto.

Tinggal beberapa kendala, menurutnya seperti PLN, PDAM, lapak-lapak, dan reklame di jalur tersebut. Akan tetapi koordinasinya sudah mencapai 90 persen. Tinggal 10 persen mengejar schedule.

"Saya juga memberi analysis advise bagaimana nanti efek-efek sosial di situ. Siapa tahu kumpul semua anjal itu sehingga harus pasang kamera terintegrasi semua, harus ada pos polisi. Dengan standar-standar yang ada, jangan nanti ditempel-tempel saja,” pungkasnya.

Dengan demikian, Danny Pomanto berharap pihak NI bisa mengejar schedule proyek tersebut agar bisa lebih cepat rampung.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook