alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Penyidik Kembali Akan Periksa Saksi-saksi Kasus Dana Hibah KPU

Syachrul Arsyad
Penyidik Kembali Akan Periksa Saksi-saksi Kasus Dana Hibah KPU
Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel telah memeriksa sedikitnya 25 saksi kasus dugaan penyelewengan anggaran pelaksanaan kepala daerah (Pilkada) atau Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Makassar 2018 yang dikelola Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar.

Ke 25 saksi tersebut sedianya akan kembali diperiksa usai penyidik memutuskan kasus dugaan korupsi dana hibah ini naik status ke tahap penyidikan.

"Pasti akan kita periksa ulang semuanya. Karena kemarin 'kan statusnya masih klarifikasi. Jadi nanti kalau naik tahap sidik akan diperiksa ulang," beber Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel, Kompol Yudha Wirajati, belum lama ini.



Meski demikian jadwal pelaksanaan gelar perkara guna meningkatkan status kasus ke tahap penyidikan belum dapat dipastikan. Hanya saya dia menegaskan penyidik telah mengunci jumlah saksi tanpa menambah jumlah saksi yang sudah diperiksa sejak awal.

"Jadi Kami mencoba untuk meminimalisir saksi. Kami harap dengan 25 saksi ini sudah bisa kami naikkan sidik," sambungnya.

Untuk memulai gelar perkara, Yudha mengakui pihaknya saat ini masih menunggu hasil perhitungan kerugiaan negara yang tengah berproses di BPKP RI perwakilan Sulsel.

Hasil audit oleh BPKP tersebut nantinya akan disesuaikan dengan hasil audit Inspektorat Setjen KPU RI yang sudah diterima penyidik.

Saat ditanya soal kerugian negara hasil audit internal KPU RI, Yudha enggan berkomentar lebih lanjut.

"Tidak bisa. Karena bayangan penyidik beda dengan orang yang ahli dari BPKP. Belum bisa sekarang," tandasnya.

Sementara itu, Koordinator Pengawasan Bidang Investigasi BPKP RI perwakilan Sulsel, Ali Ihsan menuturkan, proses audit saat ini masih tengah berlangsung atas permintaan Polda Sulsel.

Dia pun belum tahu pasti kapan audit tersebut bisa dirampungkan.

"Maaf, pak. Kami masih melakukan telaah," singkatnya.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads