alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pengguna Medsos Baper, Tanda Belum Siap Hadapi Kemajuan

Eky Hendrawan
Pengguna Medsos Baper, Tanda Belum Siap Hadapi Kemajuan
ILUSTRASI MEDSOS. Pengguna media sosial (medsos) yang sering baper (terbawa perasaan) dinilai belum cukup siap menghadapi kemajuan teknologi informasi yang ada saat ini. Foto: Istimewa

BULUKUMBA - Pengguna media sosial (medsos) yang sering baper (terbawa perasaan) dinilai belum cukup siap menghadapi kemajuan teknologi informasi yang ada saat ini.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Andi Mariattang, berpandangan bahwa saat ini jangkauan teknologi semakin cepat, sementara masyarakat masih banyak yang belum siap menghadapi kemajuan saat ini.

"Kita bisa liat akhir-akhir ini yang makin banyak pengguna medsos yang gampang baper. Situasi terkini sangat berbeda dengan kondisi yang lalu-lalu. Selain itu, efek sosialisasi ini diharapkan agar masyarakat makin dewasa dan diajarkan dalam berdemokrasi," ucapnya saat menggelar sosialisasi 4 pilar di Aula Hotel Agri, Kota Bulukumba, Minggu (20/1/2019).



Menurut politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, sosialisasi empat pilar negara harus massif dilakukan.

Ini meningkatkan wawasan kebangsaan ditengah era yang serba mengandalkan teknologi informasi yang dapat memicu perpecahan.

"ā€ˇWawasan kebangsaan yang harus dipermantap apalagi teknologi informasi sangat kencang. Jadi kalau tidak kuat semangat kebangsaan kita, mudah sekali berselisih dengan orang lain," terangnya.

Lebih jauh Andi Mariattang berharap dengan massifnya sosialisasi empat pilar ke masyarakat diharapkan dapat mendorong pemilu yang semakin maju. "Kita dorong pemilu dalam waktu dekat ini, agar betul-betul ada perubahan dalam menentukan calon pemimpin," jelasnya.

Dikatakannya, empat pilar akan menjadi perekat di masyarakat, apalagi Indonesia dengan kondisi kebangsaan yang plural, baik dari segi agama, ras, suku, budaya dan lainnya.

"Ada primordial sementara interaksi kita menghilangkan sekat-sekat daerah, agama, dan lainnya. Kita merasa sebagai warga negara tidak menonjolkan kedaerahan, kesukuan maupun agama. Itu yang harus dijaga dalam merawat kebhinekaan," imbuhnya.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif