TOPIK TERPOPULER

Pemkot Makassar Dorong Pemulihan Ekonomi Lewat Dana CSR

Vivi Riski Indriani
Pemkot Makassar Dorong Pemulihan Ekonomi Lewat Dana CSR
Pemkot Makassar turut mendorong bantuan dana CSR untuk membantu pelaku UMKM yang terpuruk di masa pandemi. Foto: Ilustrasi

MAKASSAR - Program pemulihan ekonomi tak mesti harus dibebankan melalui APBD. Pelibatan perusahaan lewat dana CSR juga terus di dorong Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Dewan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP) Kota Makassar mulai menyusun program. Pemulihan ekonomi bagi pelaku UMKM menjadi fokus utama. Apalagi, masyarakat menengah ke bawah paling terdampak pandemi.

Baca Juga: Pemkot Makassar Dapat Kucuran Dana Hibah Rp15,6 Miliar



Tidak sedikit pekerja yang dirumahkan bahkan di PHK. Begitu pula bagi pelaku UMKM banyak mengalami persoalan, mulai dari penurunan omset penjualan, permodalan, produksi menurun, PHK buruh, hingga penutupan usaha.

"Jadi kita mau dorong pertumbuhan ekonomi dengan membuat program yang lebih banyak membantu pelaku UMKM. Jadi masyarakat menengah ke bawah dulu yang kita perbaiki," kata Anggota Dewan TSLP Kota Makassar, Affandy Agusman, kemarin.

Menurut dia, pelaku UMKM memiliki andil yang cukup tinggi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Daeng. Sehingga perlu ada kolaborasi antara pemerintah dengan perusahaan untuk merangkul pelaku UMKM.

Apalagi, jumlah pengangguran mengalami peningkatan selama pandemi. Turun 1% dari 11% di 2019 menjadi 10% di 2020. Hal ini juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang turun menjadi 60%.

"Jadi kita mau dorong melalui pelatihan dan sertifikasi, mungkin nanti kita akan lebih fokus ke wirausaha baru," paparnya.

Baca Juga: Serapan APBD Masih Rendah, Pemkot Makassar Target Bisa Capai 90%

Progam pemulihan ekonomi, kata Affandy sementara dimaping Dewan TSLP. Program yang disusun rencananya akan didorong ke perusahaan yang memiliki dana CSR. Sehingga, program pemulihan ekonomi tidak hanya menggunakan APBD.

Tidak hanya fokus pada perbaikan UMKM, proyek fisik juga menjadi program jangka panjang Dewan TSLP.

"Kalau semuanya pakai APBD itukan terlalu besar anggaran yang kita butuhkan. Makanya kita akan minta bantuan dana CSR dari perusahaan. Kita masih susun programnya, November nanti finalisasi," ungkapnya.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Andi Hadija Iriani menyebut keberadaan TSLP cukup membantu pemerintah dalam mendorong pemulihan ekonomi. Sebab, tidak sedikit program yang bisa tetap berjalan meski tanpa APBD.

Dia mencontohkan bantuan paket sembako, masker, dan hand sanitizer dari PT Meratus Line merupakan kerja-kerja dari dewan TSLP Kota Makassar.

Baca Juga: Pemkot Makassar Raih Penghargaan sebagai Dinas PMPTSP Terbaik 2020

Begitu pula untuk pelaku UMKM, TSLP terus berupaya mencari CSR dari perusahaan untuk membantu para pelaku usaha.

"Jadi mereka ini yang mencarikan kita CSR untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi. Kalau untuk UMKM bantuan berupa uang memang tidak ada, yang ada bantuan berupa kegiatan itu," ujar Iriani.



(agn)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!