alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Rusia dan Turki Sepakat Stabilkan Situasi Provinsi Idlib Suriah

Agus Nyomba
Rusia dan Turki Sepakat Stabilkan Situasi Provinsi Idlib Suriah
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan saat bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin membahas soal langkah stabilka situasi di Idlib Suriah. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Recept Tayyip Erdogan telah membahas langkah-langkah yang diperlukan untuk menstabilkan situasi di provinsi Idlib Suriah di mana pertempuran bersama melawan organisasi "teroris" akan berlanjut.

Erdogan tiba di Moskow pada hari Rabu dengan beberapa anggota kabinetnya untuk kunjungan satu hari.

Sebelumnya pada hari Rabu, kementerian luar negeri Rusia mengatakan situasi di wilayah itu, di mana Moskow dan Ankara telah mencoba untuk membuat zona de-eskalasi, dengan cepat memburuk dan hampir berada di bawah kendali penuh Hay'et Tahrir al-Sham ( HTS) - kelompok pemberontak yang sebelumnya terkait dengan al-Qaeda.



"Sayangnya ada banyak masalah di sana dan kami melihatnya," kata Putin, berdiri di samping Erdogan pada konferensi pers bersama setelah pertemuan.

Dia mengatakan, Turki melakukan banyak hal untuk mencoba memperbaiki situasi, tetapi diperlukan lebih banyak tindakan oleh Ankara dan Moskow. "Untuk melikuidasi tindakan kelompok-kelompok teroris," lanjutnya seperti diktui Al Jazeera.

Pada September tahun lalu, Turki berjanji untuk melucuti senjata dan menyingkirkan pejuang HTS di Idlib ketika kesepakatan ditandatangani antara Turki dan Rusia.

Kesepakatan itu berhasil mencegah serangan pemerintah Suriah yang didukung Rusia dari peluncuran di Idlib yang merupakan rumah bagi hampir tiga juta orang.

Putin juga mengatakan, dia telah sepakat untuk menjadi tuan rumah KTT segera di mana Rusia, Turki dan Iran dapat membahas situasi di Suriah di bawah jalur perdamaian Astana.

Dia mencatat bahwa Komite Konstitusi Suriah sangat penting dan dialog harus dimulai di antara semua pihak, dan mengeluh tentang sulitnya membentuk komite yang disponsori PBB.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads