TOPIK TERPOPULER

PDAM Makassar Ganti 12 Ribu Meteran Pelanggan

Vivi Riski Indriani
PDAM Makassar Ganti 12 Ribu Meteran Pelanggan
Warga melintas di depan menara air Kantor PDAM Makassar Jalan DR Sam Ratulangi, beberapa waktu lalu. PDAM Makassar melakukan penggantian meteran air pelanggan. Foto: SINDOnews/Muchtamir Zaide

MAKASSAR - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar mengganti 12 ribu meteran pelanggan dari 133 ribu yang dinyatakan tidak layak. Penggantian meter ini sebagai upaya PDAM untuk menekan tingkat kebocoran air.

Kepala Bagian Humas PDAM Kota Makassar, Rusli mengatakan, penggantian meteran pelanggan memakan waktu selama tiga tahun. Pasalnya, tahun ini hanya 50 ribu meteran pelanggan yang akan diganti. "Sejauh ini kita sudah ganti 12.624 meteran pelanggan dari 50 ribu target kita tahun ini," singkat Rusli, Selasa (20/10/2020).



Baca juga: Sumber Air Baku di Bendungan Lekopancing Mulai Menurun

Rusli menyampaikan, penggantian meteran pelanggan yang dikerjakan oleh tim, dikhususkan untuk wilayah Kecamatan Tamalate dan Kecamatan Mariso. Hal itu bertujuannya untuk memastikan tingkat kehilangan air di dua wilayah tersebut benar-benar teratasi.

Apalagi tingkat kehilangan air akibat meteran yang sudah tidak layak ini cukup tinggi. Jika tidak segera diatasi, bisa merugikan PDAM Kota Makassar. "Kita fokus dua zona dulu supaya lebih efektif, selain itu kita dapat mengukur dengan cepat progres tingkat kehilangan air kita," ujarnya.

Baca juga: PDAM Siapkan 8 Unit Mobil Tangki Air Bantu Warga Terdampak Kekeringan

Salah satu warga Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Mutmainna mengaku cukup terbantu dengan penggantian meter pelanggan. Apalagi, usia meteran PDAM ini sudah mencapai puluhan tahun.



Apalagi, kata dia, kondisi meteran yang sudah tua acap kali merugikannya selaku pelanggan. Sebab, tagihan pembayaran air kadang naik-turun. Dia pun berharap penggantian meteran ini bisa membaca dengan akurat. "Kita bersyukur karena sudah diganti karena ini meteran kan dari tahun 1992 tidak pernah diganti," tuturnya.



(luq)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!