alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Sulsel dan Queensland Jalin Kerjasama Bidang Peternakan

Mustafa Layong
Sulsel dan Queensland Jalin Kerjasama Bidang Peternakan
Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) RI untuk Australia, Yohannes Kristiarto Soeryo Legowo di Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (29/01/2019).

Usai bertemu gubernur, Kristiarto menyampaikan tujuan kedatangannya menemui Nurdin Abdullah. Selain berharap kedatangan Nurdin Abdullah ke Indonesia Australia Business Summit 2019 di Sidney, juga membahas perihal kersajama.

Diantaranya tentang kerjasama di bidang peternakan sapi. Sulsel akan bekerjasama dengan salah satu negara bagian di Australia, yakni Queensland.



"Sulsel merupakan salah satu provinsi yang dianggap sangat penting oleh Australia, oleh karena itu membuka konsulat jendaral mereka di sini karena potensinya sangat besar," sebut Kristiarto.

Sebelumnya kata dia, sejumlah kerjasama telah terjalin. Mulai di bidang investasi pertambangan, kopi, dan pendidikan.

"Pak gubernur memiliki minat tinggi untuk mengembangakan peternakan sapi di Sulsel, mungkin tanahnya cocok sekali. Sehingga tadi kami menyarankan kerjasama dengan negara bagian Queensland karena di sana pusat peternakan sapi di Australia," katanya.

Sementara itu, Nurdin Abdullah mengakui Queensland terkenal dengan teknologi pembibitan sapi. Sementara sistem penggemukan sapi cukup maju di Indonesia. Sehingga diharapkan dengan kerjasama dapat membantu pengembangan peternakan sapi di Sulsel.

"Jadi dua teknologi ini bisa kita kawinkan dan bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi Sulsel," jelas Nurdin Abdullah.

Australia kata Nurdin juga tertarik menjalin hubungan kerjasama budaya dengan Sulsel. Apalagi hubungan kerjasama Pemprov Sulsel dengan Australia telah terjalin sejak era gubernur sebelum dirinya.

Namun kedepannya, pemerintah akan melakukan kerjasama untuk pengembangan peternakan sapi.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads