alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Dewan Minta Perbankan Optimalkan Bantuan Modal untuk UMKM

Hasdinar Burhan
Dewan Minta Perbankan Optimalkan Bantuan Modal untuk UMKM
RUDY PIETER GONI. DPRD Sulawesi Selatan meminta pada pihak perbankan untuk mengoptimalkan pemberian pinjaman modal usaha pada pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM). Foto: Luqman Zainuddin/SINDOnews

MAKASSAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan (Sulsel) meminta pada pihak perbankan untuk mengoptimalkan pemberian pinjaman modal usaha pada pelaku usaha mikro, kecil, menengah (UMKM).

Wakil Ketua Komisi C Bidang Keuangan DPRD Sulsel, Rudy Pieter Goni, berharap agar perbankan mengucurkan modal usaha dan pelaku UMKM harus maksimal manfaatkan peluang.

"Kami juga berharap bank terutama sebagai pelaksana perkereditan dapat membantu dukungan dana kepada seluruh UMKM di daerah ini. Sementara para pelaku UMKM juga harus maksimal dalam memanfaatkan peluang ini,” tuturnya.



Rudy juga berharap ada penguatan UMKM yang dilakukan oleh pemerintah baik pusat, Provinsi, dan Kabupaten/kota. Penguatan ini sangat penting di dalam menjaga keberlangsungan keberadaan UMKM yang ada, sehingga mereka akan tetap eksis dan siap bersaing di tengah pasar.

Apalagi, banyaknya UMKM yang tumbuh dan berkembang di masyarakat saat ini, dikatakannya merupakan hal yang positif di dalam penopang perekonomian di tengah kondisi perekonomian bangsa tidak stabil.

Keberadaan UMKM yang ada harus ditopang dengan beberapa kebijakan oleh pemerintah agar keberadaannya tidak hanya berada di daerah saja, tapi bisa dikenal di luar daerah.

“Satu sisi kita bangga saat ini UMKM terus muncul di masyarakat dengan produk-produknya yang cukup bagus. Namun bila produk tersebut hanya dikenal di daerah sekitarnya cukup disayangkan. Padahal, produk yang dihasilkan bisa bersaing di luar daerah atau wilayahnya,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Dewan Komisioner Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen beberapa waktu lalu mengatakan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) ditargetkan sebesar Rp140 triliun. Itu khusus skema cluster bagi UMKM di sektor pariwisata dan ekspor pendirian bank wakaf mikro menjadi 100 lembaga pada akhir tahun 2019.

“Percepatan pembentukan sekitar 100 BUMDes Center di berbagai daerah, bekerja sama dengan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dengan tujuan optimalisasi aktivitas ekonomi masyarakat desa, termasuk juga penyaluran KPR Milenial, Bansos Non-Tunai, MEKAAR dan juga UMI,” urainya.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads