alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Polda Sulsel Akan Periksa Ulang Mantan Sekretaris KPU Makassar

Vivi Riski Indriani
Polda Sulsel Akan Periksa Ulang Mantan Sekretaris KPU Makassar
Sekretaris KPU Makassar M Sabri. Foto: dok/SINDOnews

MAKASSAR - Ditreskrimsus Polda Sulsel, resmi menaikkan status hukum kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) penyelewengan dana hibah KPU Kota Makassar, untuk pelaksanaan Pilwalkot Makassar 2018 ke tahap penyidikan.

Selanjutnya, penyidik akan melakukan pemanggilan ulang kepada seluruh saksi pekan depan. Termasuk pemeriksaan ulang mantan Sekretaris KPU Makassar, M Sabri yang sebelumnya telah dimintai keterangan pada tahap penyelidikan.

"Seluruh saksi yang telah diperiksa di tahap lidik itu akan dilakukan pemeriksaan kembali di tahap sidik. Agenda pemeriksaannya minggu depan (red: pekan ini)," kata Kasubdit III Tipikor Polda Sulsel, Kompol Yudha Wirajati, saat dikonfirmasi.



Yudha mengaku, belum mengantongi nama tersangka atas perkara tersebut, sebab penyidik masih perlu mendalami keterangan para saksi sebelum gelar perkara penetapan tersangka dilakukan.

Dengan dinaikkannya status hukum kasus ini ke tahap penyidikan maka sudah bisa dipastikan bahwa perkara ini ada dugaan tindak pidana didalamnya. Makanya itu, selain penetapan tersangka penyidik juga akan mengungumkan hasil perhitungan kerugian negara.

"Belum ada (tersangka dan kerugian negara)," singkatnya.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, bahwa penyidik masih akan kembali memeriksa para saksi pascastatus hukum perkara ini naik ke tahap penyidikan. Utamanya pemeriksaan mendalam terhadap pengguna anggaran di KPU Kota Makassar.

"Tentu proses penyidikan lebih mendalam nanti adalah (kepada) pengguna anggaran," tandas dia.

Sebelumnya pada tahap penyelidikan, penyidik sudah mengambil keterangan dari 25 saksi. Adapun 25 saksi yang sudah diambil keterangannya, diantaranya, Sekretaris KPU Makassar, PPK 15 orang, Kasubbag KPU Makassar 5 orang, Komisioner KPU 2 orang, dan Bendahara Pengeluaran KPU 2 orang.

Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulsel sebelumnya juga telah merilis total keseluruhan dana hibah KPU untuk Pilwakot Makassar berjumlah Rp60 miliar yang terdiri dari dua tahun anggaran. Pada tahap pertama, pencairan sebesar Rp16.675.000.000 tahun anggaran 2017. Kemudian tahap kedua sebesar Rp43.325.000.000 tahun anggaran 2018. Berdasarkan laporan masyarakat, terindikasi adanya penyalahgunaan anggaran.

Namun saat ini, kata Dicky, perhitungan kerugian negara belum diketahui karena masih dalam tahap pemeriksaan oleh BPKP Perwakilan Sulsel. Meski begitu, dia menegaskan penetapan tersangka dan kerugian negara akan diumum dalam tahap penyidikan. "Karena kalau sudah dimulai tahap penyidikan, berarti pasti sudah ada tersangkanya," tegas Dicky.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook