alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Produksi Air Terbatas, PDAM Gowa Hentikan Penambahan Pelanggan Reguler

Herni Amir
Produksi Air Terbatas, PDAM Gowa Hentikan Penambahan Pelanggan Reguler
Direktur Umum PDAM Tirta Jeneberang Gowa, Hasanuddin Kamal. Foto: Herni Amir/SINDOnews

SUNGGUMINASA - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang, untuk sementara waktu tidak akan menambah pelanggan atau melakukan pemasangan baru sambungan Air bersih bagi masyarakat umum atau reguler.

Dirut PDAM Tirta Jeneberang, Hasanuddin Kamal mengatakan, hal tersebut dilalukan terkait kapasitas atau produksi air baku saat ini yang terbatas.

"Untuk saat ini kita tidak akan menambah pelanggan baru untuk jalur umum atau reguler, namun bagi masyarat yang berpenghasilan rendah (MBR) tetap kita buka untuk pemasangan baru," ungkapnya, Selasa (5/2/2019).



Menurut Hasanuddin, salah satu faktor yang mempengaruhi produksi air bersih berkurang karena banjir. Hal ini mengakibatkan curah hujan yang tinggi sehingga pintu bendungan bili-bili sempat dibuka.

Sebelum terjadi musibah banjir beberapa waktu lalu lanjutnya, produksi air itu mencapai 592 liter perdetik. Namun pascabanjir kini menurun menjadi 590 liter perdetik.

"Ini berpengaruh pada pasokan air bersih kepada masyarakat khsusnya pelanggan kita," ujarnya.

Jumlah pelanggan PDAM Tirta Jeneberang saat ini kurang lebih 40 ribu. Di mana setiap tahun mengalami penambahan pelanggan. Apa lagi dengan diutamakannya pemasangan baru bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang difokuskan untuk warga kurang mampu, sehingga dapat menikmati air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Dia memaparkan, tahun lalu saja ada sekitar 1.250 pelanggan yang memasang sambungan baru dimana semuanya dari golongan masyarakat berpenghasilan rendah. Pada masyarakat kurang mampu ini semua biaya pemasangannya digratiskan.

"Tahun ini khusus MBR kita siapkan 1.200 pemasangan baru atau sambungan gratis. Namun untuk jalur sambungan reguler sekali lagi kita tiadakan untuk saat ini," pungkasnya.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads