alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Taliban Lancarkan Serangan Saat Pembicaraan Damai di Moskow

Kurniawan Eka Mulyana
Taliban Lancarkan Serangan Saat Pembicaraan Damai di Moskow
Perwakilan Taliban bertemu dengan tokoh-tokoh Afghanistan di Moskow, tapi tidak dengan pemerintah. Foto: Maxim Shemetov/Reuters

KABUL - Setidaknya 47 tewas dalam tiga serangan terpisah ketika pembicaraan damai antara Taliban dan pejabat Afghanistan dimulai di Moskow. Mereka menyerang pangkalan militer di Kunduz Utara, Selasa (5/2/2019).

Kepala dewan provinsi, Mohammad Yusouf Ayubi mengatakan, serangan itu juga menewaskan 26 anggota pasukan keamanan.

Setidaknya ada 23 tentara dan tiga anggota pasukan polisi setempat di antara mereka yang terbunuh.



Menurut Ayubi, 12 tentara terluka dalam serangan Taliban, yang berlangsung selama lebih dari dua jam sampai bala bantuan tiba di pangkalan yang dikepung dan para penyerang dipukul mundur.

"Hari demi hari, situasi keamanan semakin memburuk di dalam dan sekitar kota Kunduz," kata Ayubi, seperti dilansir Aljazeera.

Dia menambahkan ada kekhawatiran kota itu akan kembali jatuh ke tangan Taliban seperti yang terjadi secara singkat pada dua kesempatan dalam beberapa tahun terakhir - pada bulan September 2015 dan pada bulan Oktober 2016.

Di provinsi utara Baghlan, sedikitnya 11 polisi tewas ketika gerilyawan menyerbu sebuah pos pemeriksaan, kata para pejabat provinsi, Selasa.

Serangan itu dilaporkan ketika perwakilan Taliban memulai pertemuan dengan tokoh-tokoh penting Afghanistan, termasuk mantan Presiden Hamid Karzai, pemimpin oposisi dan tetua suku, tetapi tidak dengan pejabat pemerintah Kabul.

Dalam serangan di pos pemeriksaan, Taliban menargetkan pasukan polisi setempat di distrik Baghlani Markazi di provinsi itu pada Senin malam, yang memicu baku tembak yang berlangsung selama hampir dua jam, kata Safder Mohsini, kepala dewan provinsi.

Lima polisi juga terluka dan Taliban menyita semua senjata dan amunisi dari pos pemeriksaan sebelum bala bantuan datang, katanya.

"Mereka tiba di sana terlambat, melawan dan berhasil mengendalikan pos pemeriksaan," tambahnya.

Sebelumnya pada hari Senin, Taliban menargetkan seorang milisi pro pemerintah di sebuah desa di provinsi Samangan utara, menewaskan 10 orang, termasuk seorang wanita, kata Sediq Azizi, juru bicara gubernur provinsi.

Empat orang juga terluka dalam serangan itu, di distrik Dara-I Suf Samangan, katanya.

Menurut Azizi, Taliban menargetkan penduduk desa setempat, termasuk perempuan dan anak-anak. Karena daerah ini sangat terpencil, penduduk desa memiliki milisi mereka sendiri untuk memberikan keamanan bagi daerah mereka dan mempertahankan rumah mereka dari para pejuang bersenjata.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook