alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Rencana Panen Padi Triwulan I Sulselbar Capai 1 Juta Ton

Marhawanti Sehe
Rencana Panen Padi Triwulan I Sulselbar Capai 1 Juta Ton
Rakor Serap Gabah dan Beras Petani Sulselbar di Baruga Lappo Ase Bulog, Kamis (7/2/2019). Foto: Marhawanti Sehe/SINDOnews

MAKASSAR - Direktur Pengadaan Perum Bulog Bachtiar Utomo, mengatakan pada periode Januari hingga Maret mendatang, rencana panen padi di Sulselbar mencapai 1.065.327 ton.

Dia menjelaskan rencana panen tersebut berpotensi menghasilkan sebanyak 95.920 ton dan target serap gabah (sergap) sebesar 2.922 ton yang berasal dari lahan seluas 13.849 hektar (ha) di bulan Januari.

Sedangkan bulan Februari, berpotensi memproduksi sebanyak 302.582 ton dan target sergap sebesar 82.807 ton dengan luas lahan 92.932 ha. Untuk bulan Maret berpotensi menghasilkan sebanyak 393.513 ton dengan target sergap sebanyak 138.694 ton dengan luas lahan mencapai 106.284 ha.



Dari rencana panen periode Januari hingga Maret tersebut, kata Bachtiar, minimal 10% dari total hasil panen Sulselbar atau sebanyak 224,423 ton harus diserahkan ke Perum Bulog sebagai cadangan beras sebagai upaya menjaga ketahanan pangan, keterjangkauan dan stabilitas.

"Bulog sebagai penyerap dari hasil panen menjadi cadangan beras pemerintah. Kita targetkan 15% dan minimal 10% dari hasil panen akan diambil oleh Perum Bulog. Setahun kan tiga kali panen, dan kontribusinya ada 6 juta ton di sini dan karena memang di sini (Sulsel) adalah lumbung pangan jadi sebagian besar di sini," ujarnya ketika ditemui dalam acara Rakor Serap Gabah dan Beras Petani Sulselbar di Baruga Lappo Ase Bulog, Kamis (7/2/2019).

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengaku akan mengundang para kepala daerah untuk mensosialisasikan rencana sergap yang ditargetkan minimal 10% tersebut. Kata dia, untuk mewujudkan ketahanan pangan utamanya komoditi beras memerlukan sinergi semua pihak.

"Kami ingin terus mendorong bagaimana serapan ini makin besar. Kuncinya adalah bagaimana kita sinergi, jadi tidak ada yang berdiri sendiri. Kumpulkan seluruh kepada daerah kompak mendorong pemberdayaan Bulog. Angka 10% sampai 15% tadi tidak terlalu besar tinggal sosialisasi saja," jelasnya.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook