TOPIK TERPOPULER

Makassar Sudah Zona Oranye, Rudy Djamaluddin Bentuk Satgas COVID-19

Tim SINDOnews
Makassar Sudah Zona Oranye, Rudy Djamaluddin Bentuk Satgas COVID-19
Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin saat memimpin rapat koordinasi. Foto: Istimewa

MAKASSAR - Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengumumkan pembentukan Satuan Tugas penanganan Covid-19 Kota Makassar di Baruga Anging Mamiri, Senin (26/10/2020).

Satgas ini dibentuk menyusul berakhirnya masa tugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar yang telah bekerja sejak bulan April 2020 lalu.



Baca Juga: Kota Makassar Masih Membutuhkan Penambahan Rusunawa

“Mulai hari ini kita berlakukan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Makassar, menyusul berakhirnya masa kerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Satgas kita bentuk berdasarkan rujukan dari Pemprov Sulsel,” ujar Rudy saat memimpin Rapat Koprdinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

Menurut Rudy, hal ini dilakukan menyusul keputusan Pemerintah Pusat yang telah menurunkan status Kota Makassar dari zona merah ke zona oranye yang diikuti surat edaran terkait berakhirnya masa kerja Gugus Tugas penanganan Covid-19 Kota Makassar.

“Gugus Tugas itu bekerja ketika dalam situasi darurat, sedangkan Satuan Tugas ini bekerja saat transisi menuju normal. Jadi, pengendalian Covid-19 tetap berjalan, bekerja bahu membahu, baik dengan TNI Polri, maupun stakholder lainnya” ujar Prof yang juga merupakan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Makassar.

Sekertariat Satgas Covid-19 Kota Makassar ditempatkan di Baruga Anging Mamiri, dengan pembagian tugas berdasarkan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) masing-masing stakholder.



“Satpol PP merupakan ujung tombak penegakan perwali 51 dan 53 sesuai dengan tupoksinya, demikian pula untuk penanganan masalah kesehatan itu melekat pada Dinas Kesehatan, termasuk OPD lainnya masing-masing bertugas melakukan penanganan Covid-19 sesuai dengan Tupoksinya. Jadi kita tidak perlu lagi menerbitkan regulasi baru, karena masing-masing urusan melekat di setiap OPD,” lanjutnya.

Dandim 1408/BS Makassar Kol (Inf) Andriyanto mengingatkan, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan meskipun status Makassar diturunkan statusnya ke Zona Orange.

Baca Juga: Jalur Pedestrian di Metro Tanjung Bunga Bakal Jadi Landmark Baru Makassar

“Ini menjadi tantangan kita bersama untuk menjaga jangan sampai status kita kembali ke Zona merah. Apalagi kedepan kita menghadapi momen libur panjang dan juga tahapan Pilkada yang berpotensi melahirkan terjadinya klaster baru,” ujarnya.

Dalam rapat koordinasi ini, hadir seluruh Forkopimda Kota Makassar, pimpinan OPD Kota Makassar, serta camat se Kota Makassar.



(agn)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!