alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

LPPA Bone Harap Pelaku Pencabulan Anak Dihukum Berat

Supriadi Ibrahim
LPPA Bone Harap Pelaku Pencabulan Anak Dihukum Berat
Ilustrasi/SINDOnews

WATAMPONE - Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak (LPPA) Kabupaten Bone meminta kepada aparat kepolisian untuk menuntaskan kasus pencabulan anak di bawah umur yang melibatkan terduga pelaku A Musliadi (45).

Ketua LPPA Bone, Martina berharap agar pelaku diberikan sanksi (dihukum) seberat-bertanya sesuai dengan undang-undang perlindungan anak.

"Iya kebetulan korban yang mendampingi saya. Jadi kami minta polisi mengusut tuntas kasus ini, jangan sampai pelaku ini masih ada korban lainnya. Bejat pelaku tidak bisa diampuni," pungkasnya ditemui di Mapolres Bone, Senin (11/02/2019).



Penjatuhan sanksi tegas menurutnya untuk memberikan efek jerah terhadap pelaku. Dan untuk meminimalisir terjadinya kasus yang sama, kekerasan terhadap anak.

"Karena kenapa, yang biasanya terjadi itu pihak kepolisian melakukan mediasi antara korban dan pelaku. Nah kalau seperti itu tentu pelakunya tidak dihukum. Jika terjadi kasus yang melibatkan anak di bawah umur baik cabul atau pun kekerasan harus dilanjutkan jangan didamaikan," tandasnya.

Untuk diketahui kasus dugaan pencabulan anak ini terjadi pada Rabu (6/2/2019). Saat ini pelaku yang berprofesi sebagai petani sudah diamankan di Mapolres Bone untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

"Pelaku sudah mengakui perbuatanya, maka dari itu dia ancaman hukuman maksimal 15 tahun dan minimal 5 tahun penjara," beber Kapolres Bone, AKBP Muhammad Kadarislam Kasim.

(Baca : Cabuli 2 Murid Mengaji Istrinya, Petani di Bone Diamankan Polisi)



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads