alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Terdakwa Gani Sirman Jalani Sidang Perdana di PN Makassar

Vivi Riski Indriani
Terdakwa Gani Sirman Jalani Sidang Perdana di PN Makassar
Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan barang persediaan sanggar seni lorong Dinas Koperasi dan UKM Makassar, Gani Sirman dan Enra Efni jalani sidang perdana di Pengadian Negeri (PN) Makassar, Selasa (12/02/2019).

Dalam pembacaan dakwaan, kedua terdakwa disangkakan melakukan penyalahgunaan wewenang melawan hukum dengan melakukan pembayaran atas beban APBD/APBN yang seharusnya tidak boleh dilakukan seorang sebelum barang atau jasa diterima.

"Gani bersama Enra Efni tidak mematuhi etika pengadaan yang harus dipatuhi oleh seorang Pengguna Anggaran atau Pejabat Pembuat Komitmen maupun Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rahmat.



Etika yang dimaksud dalam dakwaan JPU itu terkait dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa sebagaimana yang diatur dalam Pasal 6 huruf a, c, e, f, g, dan h Peraturan Presiden nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Peraturan Presiden nomor 4 tahun 2015 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah.

Dari laporan hasil audit BPKP perwakilan Sulsel dengan nomor : SR-125/PW21/5/2018 tanggal 26 Maret 2018, ditemukan kerugian negara kurang lebih Rp380.128.801,74.

Sementara itu, salah satu penasehat hukum terdakwa, M Awaluddin mengatakan akan membuka fakta persidangan. Sebab kata dia, sebelum kasus tersebut di tangani Polda Sulsel, BPK RI perwakilan Sulsel telah melakukan audit dan menyimpulkan adanya kerugian negara sekitar Rp60 juta.

"Jadi itu uang Rp60 juta yang di audit BPK dan itu sudah dikembalikan," terangnya.

"Kami juga pusing mengapa ada dua hasil audit dengan hasil yang berbeda," sambungnya.

Atas perbedaan hasil audit tersebut, Awaluddin akan meminta kepada majelis hakim menghadirkan kedua instansi, masing-masing BPKP dan BPK.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads