alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Disanksi Amerika Serikat, Venezuela Alihkan Ekspor Minyak ke India

Agus Nyomba
Disanksi Amerika Serikat, Venezuela Alihkan Ekspor Minyak ke India
Perusahaan Minyak Venezuela. Foto: Istimewa

NEW DELHI - Perusahaan minyak Venezuela, PDVSA, berupaya melipatgandakan ekspor ke India ketika mendapat sanksi dari Amerika Serikat (AS).

Amerika Serikat dan sebagian besar negara Barat telah mengakui pemimpin oposisi Juan Guaido sebagai kepala negara Venezuela, tetapi Presiden Nicolas Maduro tetap mendapatkan dukungan dari Rusia dan China serta mengendalikan lembaga-lembaga negara termasuk militer.

Ekspor minyak negara itu sejak sanksi diberlakukan pada 28 Januari telah turun menjadi 1,15 juta barel per hari (bpd) minyak mentah dan produk olahan, data Refinitiv Eikon menunjukkan, turun dari sekitar 1,4 juta barel per hari.



Sebagai tanggapan, Venezuela mengalihkan fokusnya kepada pembeli yang membayar tunai, terutama di India, pelanggan terbesar kedua setelah Amerika Serikat.

Sebelum sanksi, PDVSA mengirim lebih dari 500.000 barel per hari ke Amerika Serikat, pasar uang terbesar, diikuti oleh India di atas 300.000 barel per hari dan kemudian China.

Venezuela telah mengirim menteri perminyakannya, Manuel Quevedo, ke India untuk meyakinkan para penyuling, termasuk Reliance Industries Ltd dan Nayara Energy Ltd, untuk menggandakan pembelian minyak mereka.

"Kami menjual lebih dari 300.000, kami ingin menggandakan jumlah itu," kata Quevedo saat di New Delhi.

Venezuela terbuka untuk perjanjian barter dengan India menggunakan minyak sebagai pembayaran, katanya, tetapi tidak rumit.

Dua supertanker, Baghdad dan Folegandros I, berangkat dari terminal Jose di Venezuela Senin malam dengan membawa kargo yang ditujukan ke pelabuhan-pelabuhan India.

Data pelacakan kapal Refinitiv Eikon menunjukkan beberapa tanker lain yang membawa minyak mentah atau bahan bakar Venezuela ke Asia.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads