alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Vonis Bebas Kijang, KPJ Desak Kajati Evaluasi JPU

Vivi Riski Indriani
Vonis Bebas Kijang, KPJ Desak Kajati Evaluasi JPU
Sejumlah massa yang tergabung dalam Koalisi Parlemen Jalanan (KPJ) Sulsel melakukan unjuk rasa di depan kantor Kejati Sulsel, Jalan Urip Sumohardjo, Kamis. Foto: Vivi Riski Indriani/SINDOnews

MAKASSAR - Sejumlah massa yang tergabung dalam Koalisi Parlemen Jalanan (KPJ) Sulsel melakukan unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, Jalan Urip Sumohardjo, Kamis (14/2/2019) sore.

Mereka menyikapi vonis bebas yang dijatuhkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Makassar terhadap terdakwa kasus narkoba Syamsul Rijal alias Kijang (32), 8 Januari 2019 lalu.

Massa bahkan menuntut kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel untuk mengevaluasi jaksa yang menangani perkara Kijang. Khususnya, terkait putusan JPU yang hanya menuntut terdakwa 6 tahun kurungan penjara dengan denda Rp1 miliar subsider 2 bulan penjara.



"Evaluasi kinerja jaksa dalam memberikan tuntutan terhadap bandar narkoba," kata Jendral Lapangan, Muhammad Ilyas.

Sebelumnya, Kepala Humas PN Makassar, Bambang Nurcahyono menyebutkan pertimbangan majelis hakim menjatuhkan vonis bebas kepada terdakwa lantaran dinilai belum cukup bukti.

Bahkan, majelis hakim tidak pernah sekalipun mengubah pasal yang dipersangkakan kepada terdakwa sejak berkas perkara dilimpahkan ke pengadilan.

"Apa yang disajikan di persidangan itu yang menjadi pertimbangan hakim dalam memutuskan, dan dinyatakan bahwa dakwaan dalam surat dakwaan JPU tidak terbukti secara sah dan meyakinkan sesuai dengan ketentuan hukum. Artinya, tidak memenuhi dua alat bukti yakni saksi dan keyakinan hakim," tutupnya.



(kem)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads