alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Rektor Unhas Tawarkan Sekolah Vokasi Peternakan ke Bupati Bone

Supriadi Ibrahim
Rektor Unhas Tawarkan Sekolah Vokasi Peternakan ke Bupati Bone
Senat akademik Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar menggelar rapat kerja (Raker) membahas program kerja komisi di Kabupaten Bone, Jumat (15/02/2019). Foto : Supriadi Ibrahim/SINDOnews

WATAMPONE - Senat akademik Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar menggelar rapat kerja (Raker) membahas program kerja komisi di Kabupaten Bone, Jumat (15/02/2019).

Pada kesempatan ini, Rektor Unhas, Prof Dwia Aries Tina Palubuhu menawarkan kerjasama pembangunan sekolah vokasi peternakan kepada Bupati Bone, Andi Fashar M Padjalangi, seperti yang telah direncanakan Unhas dengan Kabupaten Enrekang.

Tawaran ini disampaikan usai mendengar harapan Andi Fashar saat memberikan sambutan. Dwia Aries Tina pun langsung menanggapinya.



"Untuk sekolah vokasi, kalau bapak mau supaya anak-anak muda punya skill khusus dalam peternakan. Misalnya untuk penggemukannya atau lainnya. Kita programnya sekolah vokasi berbasis kerja sama. Jadi kalau bapak mau kita siapkan untuk peternakan, atau sekolah vokasi rumput laut kita siapkan. Intinya, Bone minta apa, kita akan siapkan," tutur Dwia Aries Tina.

Selain itu, dia juga menantang Dekan Peternakan untuk mengembangkan peternakan sapi. Dan untuk Dekan Fakultas Pertanian dan Kelautan ditantang  mengembangkan sektor pertanian dan kelautan di wilayah Kabupaten Bone.

"Ini ada Dekan Peternakan, Prof Lellah, sudah menghidupkan Enrekang. Beberapa hari lalu kita sudah launching teaching industry untuk peternakan sapi unggul, dan kita sudah produksi straw, ekspedisi tahap pertama sapi pejantan, unggul, ke Kalimantan. sekarang saya tantang kalian jika ingin silahkan diprogramkan ke depannya," sebutnya.

Sebelumnya, Andi Fahsar Padjalangi merasa bangga dan terhormat dengan kehadiran para profesor Unhas yang memilih Bumi Arung Palakka sebagai tempat untuk melakukan raker.

Menurutnya, momen rapat kerja tersebut cukup langkah. Sehingga dalam kesempatan ini, Andi Fashar menantang para guru besar Unhas untuk ikut memikirkan pengembangan potensi kabupaten Bone. Khususnya di sektor pertanian dan peternakan.

"Kabupaten yang paling besar populasi ternak sapi di republik ini adalah Bone. Ada 529 kabupaten, Bone itu adalah salah satu kabupaten terbesar dan terbanyak populasi sapinya. Ini bisa dikembangkan. Kemudian, daging khas sapi Bone, sapi Bali khususnya itu punya aroma, rasa yang lain (enak) menurut orang yang ahli makan sapi," ucapnya.

"Kalau dulu Gorontalo terkenal dengan istilah provinsi jagung, kenapa kita tidak pikirkan Bone menjadi kabupaten sapi, sehingga kita bisa menyuplai kebutuhan-kebutuhan sapi di seluruh republik ini," sambung Mantan Ketua IKA Fisip Unhas ini.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads