alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

Tim Pemenangan Prof Andalan Dihimbau Agar Tidak Terprokasi

Arisman MajidTim Pemenangan Prof Andalan Dihimbau Agar Tidak Terprokasi
Bakal Calon Gubernur Sulawesi Selatan saat menguuhkan tim pemenangan di Kabupaten Pinrang. Foto : dok SINDOnews

BANTAENG - Pasca Penebasan yang diduga salah satu tim pemenangan Desa Prof Andalan di Desa Lembang Loe Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa Rabu (6/12/2017) lalu, Nurdin Abdullah mengingatkan kepada seluruh elemen tim agar tidak bertindak seolah-olah.

"Kami sangat perhatian atas kejadian yang berlangsung di kabupaten Gowa kemarin, dia adalah seorang kordinator desa yang di tebas warga setempat," kata juru bicara Nurdin Abdullah, Bunyamin saat prescon Kamis, (7/12/2017).

Dia mengatakan, Akibat penebasan ini di akibatkan dengan perusakan baliho milik Salah satu bakal calon Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaeman, dan berdasarkan keterangan korban di daerah tersebut di larang memasang baliho calon lain.

Selain itu, jauh berbeda dengan di kabupaten Bantaeng yang membuka peluang bagi siapa saja calon, baik itu calon bupati bantaeng maupun calon gubernur Sulawesi Selatan yang ingin memasang baliho.

"Nurdin Abdullah, dalam hal ini beliau juga salah satu bakal calon gubernur, tidak pernah melarang bagi siapa saja silahkan yang ingin memasang baliho di kabupaten Bantaeng yang penting tidak melanggar estetika kota," tambahnya.

Maka dari itu lanjut
Bunyamin akan menganjurkan kepada aparat keamanan untuk mengusut kasus ini, jangan sampai menimbulkan riak-riak yang di bawah.

"Saya mengantrustikan untuk relawan Prof Andalan untuk menahan diri agar tetap aman dan berjalan lancar hingga selesai pesta demokrasi ini," tutur Bunyamin.

Dia pun berharap agar Polres Kabupaten Gowa bisa menuntaskan kasus ini secepatnya dan betul-betul sesuai hukum yang berlaku. "Ini bisa aman jika polres terkait bekerja maksimal," tutup bunyamin.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
sindonews ads