alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Diduga Pemasok Narkoba, Pelaku Asal Bantaeng Ditembak Polisi

Faisal Mustafa
Diduga Pemasok Narkoba, Pelaku Asal Bantaeng Ditembak Polisi
Jajaran Polrestabes Makassar amankan warga asal Kabupaten Bantaeng, Muhammad Fajar alias Bolong, Minggu (24/02/2019). Diduga sebagai pemasok narkoba. Foto : Faisal Mustafa/SINDOnews

MAKASSAR - Warga asal Kabupaten Bantaeng, Muhammad Fajar alias Bolong harus berurusan dengan aparat kepolisian lantaran diduga sebagai pemasok narkoba jenis sabu-sabu lintas kabupaten.

Dia dibekuk jajaran Satnarkoba Polrestabes Makassar bersama personil Intel Sat Brimob Polda Sulsel saat bertransaksi narkoba di Jalan Borong Raya, Makassar, Minggu (24/02/2019).

Dari tangannya, polisi mengamankan barang bukti dua saset diduga berisikan 150 gram sabu-sabu. Naas, saat pengembangan kasus dilakukan, polisi menembaki kaki kirinya karena dia berusaha kabur.



"Kami mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan kaki kiri tersangka, kemudian kami bawa ke RS Bhayangkara," sebut Wakasat Narkoba Polrestabes Makassar, AKP Indra Waspada Yuda saat menggelar jumpa pers di Mapolrestabes Makassar, Senin (25/02/2019).

Di hadapan polisi, Fajar yang juga merupakan residivis mengaku barang haram tersebut diperolehnya dari laki-laki R yang kini buron. Menurut Indra Waspada Yuda, pelaku sebelumnya sudah tiga kali bertransaksi narkoba dengan pengambilan rata-rata 50 gram di DPO R.

Hasil transaksi itu akan kembali diedarkan di Bantaeng.

"Ini dari jaringan dari lapas, Karena yang bersangkutan pernah ditahan di lapas. Jadi mungkin kenal di dalam sana, sehingga dapat nomer telepon yang bersangkutan (R) kemudian pelaku menghubungi lelaki R tersebut," terang Indra Waspada Yuda.

"Ini tersangka sudah mengirimkan uang kurang lebih 90 juta untuk memesan barang haram ini, Dalam pengambilannya pelaku sudah tiga kali melakukan pengambilan, setiap pengambilan dari sodara R itu sudah 3 Kali. Rata-rata pengambilannya 1 bal, sekitar 50 gram, yah mungkin karena sudah dipercaya jadi berikan lebih," lanjutnya.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook