alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

PAD Hanya Rp174 Juta, DPRD Palopo Minta Dinas Pariwisata Berbenah

Chaeruddin
PAD Hanya Rp174 Juta, DPRD Palopo Minta Dinas Pariwisata Berbenah
Salah satu wisata alam yang ada di kota Palopo sementara dibenahi oleh pemkot Palopo. Foto: Istimewa

PALOPO - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palopo, meminta Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Palopo untuk berbenah dan melalukan peningkatan kinerja di tahun 2019.

Ketua Komisi I DPRD Luwu, Abdul Jawad, kepada mengatakan, bahwa di tahun 2019 PAD Dinas Pariwisata Kota Palopo hanya Rp174 juta.

"Olehnya itu, tahun ini harus mulai berbenah. Perlu melihat dengan baik kantong-kantong PAD mereka. 2020 PAD Pariwisata sudah harus di atas Rp200 juta," katanya.



Pada struktur APBD Palopo tahun 2019, tercatat PAD Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebesar Rp174 juta. Terdiri dari retribusi jasa daerah yakni pemakaian kekayaan daerah sebesar Rp70 juta dan retribusi tempat rekreasi dan olahraga sebesar Rp68 juta.

Kedua retribusi ini dipungut berdasarkan perda nomor 3 tahun 2012. Pendapat selanjutnya yakni pendapatan pihak ketiga Rp36 juta.

"Sementara struktur belanja SKPD ini berbending terbalik dengan pendapat. Belanja Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sebesar Rp6,358 miliar. Belanja tidak langsung sebesar Rp2,826 miliar dan belanja langsung Rp3,531 miliar," beber Jawad.

Sekedar diketahui, tahun 2019 ini Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sepertinya hanya fokus pada pengembangan pariwisata Batu Papan. Dari pantauan, untuk pengembangan objek wisata ini, Pemkot Palopo anggarkan dana hingga Rp1,723 miliar.

Sejumlah pembangunan fisik yang dijalankan pada tahun 2019 di objek wisata Batu Papan yakni, pembuatan gazebo Rp280 juta, menara pandang Rp389 juta, gapura Rp100 juta.

Rencana dibangun pula tempat parkir di objek wisata Batu Papan Rp150 juta, talud sungai di kawasan wisata Batu Papan Rp394 juta, jalan kolam kawasan wisata Batu Papan Rp315 juta.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads