alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

4 Peluru Bersarang di Kaki Pelaku Pencabulan Anak Ojol di Makassar

Faisal Mustafa
4 Peluru Bersarang di Kaki Pelaku Pencabulan Anak Ojol di Makassar
Jajaran Reserse Mobile (Remob) Polda Sulsel berhasil mengamankan pelaku pencabulan anak perempuan di bawah umur, Kamis (28/02/2019). Foto : Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Jajaran Reserse Mobile (Remob) Polda Sulsel berhasil mengamankan pelaku pencabulan anak perempuan di bawah umur, Kamis (28/02/2019).

Pelaku Reski (18) diamankan saat asik nongkrong bersama rekannya di Perumahan Manyingari, Jalan Barombong, Kabupaten Gowa.

Saat ditangkap, Reski berusaha kabur. Empat peluru pun bersarang di kakinya, dua di kaki kanan dan dua di kaki kiri.



"Untuk pemeriksaannya kami serahkan di Polrestabes Makassar. Dia mengakui aja, kalau ia melakukan hal itu beberapa kali. Yang jelas dia mengakui perbuatannya," sebut Kanit Resmob Polda Sulsel, AKP Edy Sabhara, Jumat (01/03/2019).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, pelaku terpaksa dilumpuhkan karena berusaha kabur saat pihaknya melakukan pengembangan.

Bahkan pelaku diakuinya tidak mengindahkan tembakan peringatan sebanyak tiga kali.

"Dilakukan tindakan tegas dengan menembak ke arah kaki pelaku untuk melumpuhkan pelaku. Saat dicek pelaku mengalami luka tembak empat kali pada kaki kanan dan kiri," bebernya.

Diketahui aksi bejat pelaku yang tak lain merupakan tetangga korban di rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Rajawali, Kecamatan Mariso, Makassar, pada Selasa (26/02/2019).

Tak lama kemudian, kasus ini pun langsung dilaporkan orangtua korban Heni Haerani (32) ke Mapolrestabes Makassar.

Menurut ayah korban, Muhammad Ali, kejadian itu berlangsung di rumah pelaku pada siang hari. Menyusul isterinya mendapati anaknya sedang menangis sambil membawa uang Rp1.000.

"Di dalam rumahnya, itu anak saya diajak masuk kedalam rumahnya, di iming-iming kan mau dikasih kue, diajak sampai masuk di kamarnya (pelaku). Disuruh buka celananya, dipegang-pegang mi kelaminnya, lalu tersangka itu sempat juga buka celananya," ungkap Ali yang berprofesi sebagai pengemudi ojol kepada SINDOnews.

Dia menambahkan, usia kejadian, anaknya sering mengigau serta berteriak.

"Malam usai kejadian sekitar jam dua, sempat saya tidur, eh dia berteriak ki jadi saya terbangun sama mamaknya, baru satu kali ini begitu, biasanya tidak pernah," tambah dia.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook