alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

GP Ansor Sebut Politisasi Agama Kerap Warnai Kontestasi Pemilu

Herni Amir
GP Ansor Sebut Politisasi Agama Kerap Warnai Kontestasi Pemilu
GP Ansor Kabupaten Gowa menilai politisasi agama kerap mewarnai kontestasi pemilihan umum guna menjadi alat merebut kekuasaan. Foto : Ilustrasi/SINDOnews

SUNGGUMINASA - Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Gowa menilai politisasi agama kerap mewarnai kontestasi pemilihan umum (Pemilu) guna menjadi alat merebut kekuasaan.

Salah satu kader GP Ansor Gowa, Muh Fachrur Razy menilai mempolitisasi agama demi kepentingan politik telah mengesampingkan moral dan akal sehat.

"Agama menjadi salah satu issu yang menarik diperbincangkan. Pilpres 2014 lalu muncul isu-isu politisasi agama. Paling parah di Pilkada DKI Jakarta," pungkasnya dalam Diskusi Pemilu Aman, Damai, dan Sejuk di Kabupaten Gowa, Minggu (03/03/2019).



Menurut dia, politisasi agama menjadi cara paling strategis dan mudah merebut suara pemilu. Terutama dalam masyarakat agraris.

Masyarakat lanjut dia, digiring menjadi pemilih yang tidak rasional. Padahal seharusnya untuk menentukan sikap politik sedikitnya melihat track record calon.

"Indonesia adalah agama mayoritas Islam. Islam selalu menjadi bahan politisasi agama dengan mengatasnamakan agama," tandas Fachrur.

Di sisi lain, dia menganggap politisasi agama sangat berbahaya. Dan bahkan agama tidak lagi dimaknai dengan Rahmatan Lil alamamin.

"Agama menjadi sosok yang menakutkan. Takbir Allahu Akbar bukan lagi karena tuhan, tapi atas dasar nafsunya," tambahnya.

Sementara itu, Ketua GP Ansor Gowa, Imran Arsyad meminta seluruh elemen bergandengan tangan menciptakan demokrasi aman, damai dan sejuk dalam Pemilu 2019 ini.

"Mari bersama menjaga situasi yang aman dan kondusif ini dengan tidak menyebarluaskan berita bohong atau hoaks, fitnah, isu sara dan ujaran kebencian," kata Imran Arsyad.

"Penyebaran hoaks dapat memecah persatuan dan kekeluargaan sebagai anak bangsa serta mencederai proses demokrasi," ujarnya.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook