alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Granat Minta Kapolri Backup Kasus Narkoba di Sulsel

Faisal Mustafa
Granat Minta Kapolri Backup Kasus Narkoba di Sulsel
Maraknya peredaran narkoba di Sulsel mendapat perhatian dari aktivitas Granat Sulsel. Foto : Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) kembali angkat bicara terkait maraknya kasus peredaran narkoba di Sulsel. Bahkan, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian diminta membackup kasus ini dengan membentuk tim khusus (Timsus).

Menurut Ketua Granat Sulsel, Jamil Misbah, peredaran narkoba khususnya di Kabupaten Sidrap, Parepare dan Pinrang tidak bisa dibiarkan begitu saja.

Sejak dahulu, lanjut dia, daerah itu terkenal dengan kasus peredaran narkoba.



"Itukan Sidrap, Parepare, Pinrang, Ajatappareng-lah, sejak dahulu kala sudah terkenal. Dan saya kira Kapolda yang baru ini sudah harus beri status "Darurat" di sana, kalau bisa lebih banyak personil diterjunkan ke sana," pungkasnya kepada SINDOnews, Senin (11/03/2019).

"Jadi jangan berharap dari pihak polres setempat saja, kalau bisa Kapolri dalam hal ini diwakili Kapolda harus turun tangan, jangan membiarkan peredaran narkoba marak, dan tidak ada berhentinya. Ini (narkoba) bisa merusak Sulsel," tandas Jamil.

Selain itu, Mabes Polri juga minta mengawasi peredaran narkoba di wilayah-wilayah Pulau Kalimantan. Menyusul terungkapnya penggagalan peredaran 7 kg sabu-sabu di Sidrap yang merupakan hasil pengembangan kasus di Nunukan, Kalimantan Utara.

(Baca : Pengembangan Nunukan, Peredaran 7 Kg Sabu Digagalkan di Sidrap)

"Bikinlah tim, minta rekomendasi dari Kapolri untuk secara khusus menangani daerah Kalimantan dan Sulsel. Itu harus dibuat tim terpadu, jangan dibiarkan Polres yang Ajatappareng berimprovisasi sendiri tidak ada selesainya kalau begini," kuncinya.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook