alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Serangan Udara Koalisi Arab Tewaskan 23 Orang di Yaman

Kurniawan Eka Mulyana
Serangan Udara Koalisi Arab Tewaskan 23 Orang di Yaman
Serangan udara oleh koalisi Arab Saudi-Uni Emirat Arab telah menewaskan 23 warga sipil, termasuk anak-anak dan perempuan di distrik Kushar Hajjah, di Yaman barat laut. Foto: Istimewa

SANAA - Serangan udara oleh koalisi Arab Saudi-Uni Emirat Arab telah menewaskan 23 warga sipil, termasuk anak-anak dan perempuan di distrik Kushar Hajjah, di Yaman barat laut.

Jaringan TV Al Masirah yang berpihak pada Houthi, pada Senin (11/3/2019) mengatakan hal itu.

Sementara itu, saluran TV Al-Arabiya milik Saudi mengatakan, orang-orang Houthi membunuh beberapa anggota suku Hajour yang telah memulai pemberontakan terhadap gerakan itu.



Mengutip laporan medis, PBB mengatakan bahwa 10 wanita dan 12 anak-anak di antara korban tewas selama dua hari terakhir, dengan sebanyak 30 orang terluka.

"Kami mengutuk kematian dan cedera ini dengan tegas," Lise Grande, koordinator kemanusiaan PBB untuk Yaman, mengatakan dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Aljazeera, Selasa (12/3/2019).

"Sangat keterlaluan bahwa warga sipil tak berdosa terus mati sia-sia dalam konflik yang seharusnya, dan dapat diselesaikan.

"Kami melakukan segala yang kami bisa untuk menjangkau orang-orang yang membutuhkan bantuan di Haji dan di seluruh negeri".

Pertempuran telah berkecamuk di distrik Kushar selama berminggu-minggu karena pejuang dari suku Hajour menolak pemberontak Houthi.

Houthi, yang mengendalikan sebagian besar Yaman, mengklaim bahwa unsur-unsur suku Hajour telah menimbun senjata yang disediakan oleh Arab Saudi dan membawa pejuang ke daerah itu.

Hajour, mengklaim bahwa Houthi telah berulang kali menembaki Kushar dengan artileri berat, dan berusaha merebut kendali atas wilayah pegunungan yang membentuk benteng alami.

"Jika orang-orang Houthi tidak dapat menegaskan kendali mereka atas daerah yang sampai sekarang netral, mereka akan berjuang untuk mempertahankan perang melawan pasukan Yaman yang didukung-Saudi di bagian-bagian lain dari dataran tinggi utara," kata sebuah pengarahan International Crisis Group baru-baru ini.

"Jika mereka (Houthi) menang, mereka akan menunjukkan dominasi mereka di Yaman barat laut dan selanjutnya akan mengkonsolidasikan kontrol mereka atas wilayah sebelum penyelesaian politik," lanjutnya.

Menurut badan amal Save the Children, diperkirakan 85.000 anak-anak mungkin mati kelaparan selama perang empat tahun terakhir.



(kem)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads