alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Bawa 1 Kilogram Sabu, 2 Pengedar Asal Malaysia Diamankan Polisi

Faisal Mustafa
Bawa 1 Kilogram Sabu, 2 Pengedar Asal Malaysia Diamankan Polisi
2 tersangka dihadirkan saat rilis kasus narkoba di kantor Polda Sulsel, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, (14/03/2019). Polda Sulsel berhasil mengamankan dua dari tiga tersangka pengedar narkoba beserta barang bukti narkoba jenis sabu seberat satu kilogr

MAKASSAR - Jajaran Direktorat Narkoba Polda Sulsel menangkap Arnol (30) dan Pahri (38) di sebuah rumah di Jalan Salo Kabupaten Pinrang, Selasa (12/3/2019) bersama barang bukti 1 Kilogram Narkoba jenis sabu asal Malaysia.

Kedua pelaku merupakan kurir dan pengendali yang di kordinir langsung oleh dua aktor utama yang ada di Malaysia.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Hamidin menjelaskan, pihaknya masih mengejar pemilik barang tersebut yang diketahui berkebangsaan Filipina yang tinggal di Malaysia.



"Ini sumbernya ada dari Tawau Malaysia, dibawa ke Nunukan, kemudian Palu. Dan yang kita kejar pelakunya adalah orang berkebangsaan Filipina tinggal di Malaysia. Sementara yang kita tangkap adalah orang Indonesia nya dan yang kita kejar orang Filipina yang tinggal di Malaysia, linknya adalah orang Indonesia," terangnya saat rilis di Mapolda Sulsel Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar, Kamis (14/3/2019).

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani menceritakan, penangkapan tersebut bermula saat aparat kepolisian mendapat informasi dari informan bahwa Arnol sedang membawa sabu menggunakan kendaraan roda empat berwarna putih dengan nomor polisi DN 1655 AP, pukul 10.30 WITA.

Menindaklanjuti hal itu, polisi bergerak mengikuti kendaraan pelaku, dan melihat pelaku memasuki sebuah rumah pukul 11.30 WITA.

"Langsung kita lakukan penggerebekan, jadilah barang bukti ini ada, kita tangkap juga disitu adalah HP," terang Dicky.

Saat diinterogasi pelaku mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari pria berinisial RS warga negara Indonesia yang tinggal di Malaysia, yang sebelumnya telah berkomunikasi dengannya untuk mengambil barang tersebut, lalu ia menyuruh Arnol untuk menjemput barang tersebut.

"RS mengatakan kepada Pahri tolong ambil barang ini dari Malaysia, kemudian terbanglah Arnol ini ke Kalimantan, Sebenarnya barang ini ada tiga bungkus, satu bungkus sudah diletakkan di Palu, menggunakan kapal laut, dan satu bungkus lagi sudah di Sulawesi Barat, nah satu bungkus lagi Arnol rencananya akan menyerahkan ke Pahri, tapi sudah diketahui kami, kemudian kami tangkap" tuturnya.

Dilanjutkan Dicky, kini para pelaku memanfaatkan Pelabuhan Palu untuk mendistribusikan Narkoba, lantarat menyadari pengamanan di Pelabuhan Parepare dan Makassar cukup ketat.

"Maka mereka coba-coba lewat Palu, ini kita akan infokan ke Polda Sulteng untuk mereka bisa lakukan pengawasan di Palu untuk awasi pelabuhan nya, jangan sampai modus ini jadi modus baru untuk mendistribusikan narkoba ke Sulawesi, karena ini kalau sudah masuk Sulawesi sasarannya seluruh Sulawesi," tuturnya.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook