alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pembebasan Lahan Pembangunan Bendungan Passelloreng Belum Tuntas

M Reza Pahlevi
Pembebasan Lahan Pembangunan Bendungan Passelloreng Belum Tuntas
Pembangunan bendungan Paselloreng di Desa Arajang, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo, hampir rampung. Namun masih menyisahkan persoalan pembebasan lahan. Foto : Ilustrasi/SINDOnews

SENGKANG - Bupati Wajo, Amran Mahmud diminta mengatasi permasalahan proyek pembangunan bendungan Passelloreng di Desa Arajang, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo.

Meski pembangunannya dinyatakan hampir rampung, namun masih menyisahkan persoalan pembebasan lahan milik warga setempat.

"Masalah yang paling besar kita hadapi 18,15 hektar tanah belum diukur yang merupakan persawahan warga," ungkap PPK Bendungan II Paselloreng, Iskandar Rahim, Jumat (15/03/2019).



"Sampai pertengahan Maret 2019 ini. Progres pengerjaan fisik Bendungan Paselloreng sudah 93,97 persen," sambungnya.

Menurutnya, persoalan pembangunan proyek dengan anggaran Rp701 miliar ini telah disampaikan ke Bupati Wajo, Amran Mahmud. Sedikitnya, lanjut Iskandar, masih ada 49 bidang tanah yang belum diukur menyangkut pembebasan lahan.

"Jadi kalau 18,15 hektar sawah warga belum dibebaskan sampai rencana awal pengisian waduk. Maka sawah itu akan tenggelam. Ini yang sangat kita takutkan, bisa menimbulkan permasalahan besar dengan masyarakat," pungkasnya.

"Di sisi lain kita rencanakan awal pengisian waduk saat musim kemarau menuju musim hujan sekitar April mendatang," lanjut dia.

Dia menambahkan, masa akhir kontrak pembangunan Bendungan Paselloreng berakhir per 1 Juli 2019 mendatang.

"Bendungan Paselloreng memiliki banyak PR. Kita harapkan ini dihadapi bersama-sama. Utamanya membutuhkan sentuhan Pak Bupati Wajo," harap Iskandar.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads