alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Gubernur Tak Ingin Gegabah Tunjuk Penjabat Wali Kota Makassar

Mustafa Layong
Gubernur Tak Ingin Gegabah Tunjuk Penjabat Wali Kota Makassar
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah tak ingin gegabah menunjuk penjabat (Pj) Wali Kota Makassar. Foto : Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah tak ingin gegabah menunjuk penjabat (Pj) Wali Kota Makassar yang akan ditinggalkan wali kota saat ini, Moh Ramdhan "Danny" Pomanto.

Meski diakuinya saat ini dia mulai mencari sosok tepat menduduki posisi penjabat itu. Masa jabatan Danny Pomanto pun diketahui akan berakhir pada Mei mendatang.

Ditanya soal nama anak buahnya di lingkup Pemprov Sulsel yang bakal ditunjuk menjabat Pj wali kota, seperti Kepala Dinas Pendidikan, Irman Yasin Limpo dan Kepala BPKAD, Andi Arwin Azis, Nurdin Abdullah masih pikir-pikir.



Menurutnya harus melalui kajian dan masukan banyak pihak.

"Kalau saya begini, kita lihat Kota Makassar ini harus orang yang memang punya konsep kota yang bagus. Coba lihat macet, kedua pedestrian kita, lalu masalah parkir," tantang Nurdin Abdullah kepada calon Pj wali kota nantinya, Jumat (15/03/2019).

Dia pun memiliki pertimbangan lainnya untuk menunjuk Pj wali kota, seperti terkait dengan kondisi penyusunan tiga mata anggaran, yakni APBD pokok dan perubahan. Dimana, Pj nantinya akan menjabat kurang lebih hingga 16 bulan lamanya.

Bahkan, lanjut dia, Makassar akan diperhadapkan dengan kontestasi Pilkada di tahun depan. Berlangsung serentak dibeberap daerah lainnya pada September 2020.

Atas pertimbangan itu, Nurdin Abdullah menyatakan enggan mengambil resiko menunjuk Pj secara gegabah. Dia bahkan telah berkonsultasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, Kamis 14 Maret belum lama ini.

"Jadi soal wali kota, diserahkan sepenuhnya ke bapak gubernur," jelas Nurdin saat dikonfirmasi terkait kehadirannya di Kantor Kemendagri.



(bds)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads