alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Mantan Rektor UIN Alauddin: Hoaks Prilaku Tak Islami dan Akademik

Luqman Zainuddin
Mantan Rektor UIN Alauddin: Hoaks Prilaku Tak Islami dan Akademik
Mantan Rektor UIN Alauddin Prof Azhar Arsyad menyebur penyebaran hoaks itu tidak islami dan tak akademik. Foto: Sindonews/Luqman Zainuddin

MAKASSAR - Penyebaran informasi hoaks dan hate speech di era sekarang diakui cukup massif. Apalagi di tengah-tengah masa Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Kondisi tersebut membuat tokoh pendidikan Islam Sulsel, Prof Azhar Arsyad angkat bicara. Mantan rektor UIN Alauddin itu menyebut, jika hoaks merupakan prilaku yang tidak Islami dan tidak akademik. Kata Prof Azhar, hoaks itu jelas terlarang dalam agama. Dalilnya kata dia, jelas, ada ada Qur'an Surah Al-Hujurat Ayat 6.

"Dalilnya jelas: Kalau ada yang membawa berita, menyampaikan sesuatu, itu hendaknya kita melakukan Tabayyun. Artinya, periksa dulu, benar tidak," ucap Prof Azhar di Institut Parahikmah Indonesia (IPI) Jalan Mustafa Daeng Bunga, Selasa (19/3/2019).



Hoaks dan hate speech bagi Prof Azhar sebenarnya sama saja. Sama-sama prilaku minor. Hoaks dan Hate speech menurut dia, itu pembicaraan ataupun ujaran yang mengandung kebencian didalamnya. Benci kepada seseorang, menurutnya adalah prilaku yang tidak positif dan tidak efektif.

"Karena sumbernya itu di dalam dada kita. Dada kita adalah nur, cahaya. Dalam surah Surah Asy-Syura ayat 52 dikatakan, yang ada dalam dada adalah, ruh. Ruh itu cahaya, yang mencatat seluruh prilaku kita, hati. Yang membungkus itulah yang menimbulkan hal negatif. Yang menyulut kita," sambung mantan rektor UIN Alauddin ini.

Ia juga menyayangkan jika masih ada saja orang-orang yang menyebarkan hoaks dan hate speech. Prof Azhar menilai, orang-orang yang seperti itu, adalah orang tidak paham dengan apa yang mereka lakukan. Hal itu kata dia, telah diterangkan dalam Qur'an surah Al Baqarah.

"Bahwa jangan sampai kau membenci sesuatu, padahal sesuatu yang kau benci itu mungkin baik untuk kamu. Cuma kau tidak tahu. Jangan sampai kau menyenangi sesuatu, padahal itu berbahaya untuk kamu. Karena kau tidak tahu hakekatnya," pungkas Prof Azhar.



(agn)

Berita Terkait
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads