alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Sudah Telan Rp2,3 Triliun APBN, Kereta Api Sulsel Belum Beroperasi

Mustafa Layong
Sudah Telan Rp2,3 Triliun APBN, Kereta Api Sulsel Belum Beroperasi
TINJAU JALUR. Kereta api Trans Sulawesi di Sulsel belum bisa dioperasikan pada tahun ini. Menhub, Budi Karya Sumadi menegaskan, kereta api beroperasi pada akhir tahun 2020. Foto: SINDOnews/Mustafa Layong

MAKASSAR - Kereta api Trans Sulawesi di Sulawesi Selatan (Sulsel) belum bisa dioperasikan pada tahun ini. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menegaskan, kereta api mulai beroperasi pada akhir tahun 2020 mendatang.

Pernyataan itu disampaikan saat meninjau jalur kereta api Trans Sulawesi, didampingi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, di Desa Pekkae, Kecamatan Tanete Rilau, Barru, Rabu(20/3/2019).

Budi menuturkan, setelah melihat langsung progres pengerjaan, dia menyebut pengoperasian KA trans Sulsel ini baru dapat dioperasikan paling cepat akhir 2020 . Sebab hingga saat ini baru ruas Barru yang nyaris rampung pembangunannya.



Sementara segmen lainnya Pangkep-Mandai hingga Makassar pembebasan lahan dan Palanro-Parepare masih perlu kajian ulang.

"Progresnya ini kita sudah hampir menyelesaiakan 44 km (Barru), kita segera akan membangun yang 60 km (Pangkep-Mandai), jadi totalnya 104 km, dengan ini nanti bersamaan dengan akan kita koneksikan dengan beberapa pabrik semen yang ada di sini, dan pada saat itu kita mulai operasikan dan kita mulai beroperasi akhir 2020," katanya.

Sementara Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri menyebutkan, total anggaran yang telah dihabiskan untuk pembangunan 44 km rel KA di ruas Barru sudah mencapai Rp2,3 triliun.

"Seluruhnya dibutuhkan Rp6 sampai Rp7 triliun. Untuk 44 km ini sudah Rp2 triliun, total itu yang 104 makanya APBN kalau sudah cukup banyak investasi nya kita buka peluang," kata Zulfikri.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads