alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

Penalti Kontroversi, Buat Sidrap United Tersingkir di Liga 3

MuhaiminPenalti Kontroversi, Buat Sidrap United Tersingkir di Liga 3
Para pemain Sidrap United melakukan persiapan di Jepara. Foto : Istimewa

MAKASSAR - Harapan Sidrap United (SU) untuk melanjutkan langkahnya lebih jauh di Liga 3 harus pupus, setelah takluk dengan skor 2-1 dari Persimura Musi Rawas di babak 16 besar yang digelar di Stadion Bumi Kartini Senin, (11/12/2017).

Hasil pertandingan ini, membuat tim asuhan Sjafril Usman ini angkat koper lebih awal. Padahal, mereka diharap bisa berbicara banyak di putaran nasional Liga 3.

Pada pertandingan kedua tim saling jual beri serangan. Meski kondisi lapangan tergenang air, akibat hujan turun terus menerus di Kota Jepara akhir-akhir ini.

Anak-anak Sidrap harus ketinggalan lebih awal sampai turun minum. Tepatnya pada menit ke-25, Persimura Musi Rawas berhasil mengungguli SU lewat tendangan dari luar kotak penalti.

Kiper SU Kurniawan Arsyad terkecoh saat bola menerjang gawangnya, karena pandangannya dihalangi oleh pemain lain dari Laskar Lanang Lian julukan Persimura Musi Rawas.

Di babak kedua, Laskar Ganggawa mendapat petaka. Setelah pemain bertahannya Muhammad Jufri diganjar kartu merah pada menit ke-75. Setelah melanggar keras pemain Persimura Musi Rawas. SU terpaksa bermain dengan 10 pemain.

Kendati demikian, SU tetap keluar menyerang. Hasilnya, gelandang serang SU berhasil memaksimalkan umpan silang dengan tendangan setengah salto. Akbar berhasil mencatatkan namanya di papan skor di menit ke-85. Kedudukan sementara imbang 1-1 untuk kedua tim.

Skor 1-1 untuk kedua tim tak berubah hingga memasuki menit ke-90. Kedua tim tak menurunkan tempo serangan. Hingga pada menit pertambahan waktu, petaka untuk kedua kalinya menimpa tim kebanggaan masyarakat Sidrap ini. Wasit asal Jawa Timur menunjuk titik putih untuk Persimura Musi Rawas.

Tak terima keputusan wasit, anak-anak Sidrap melakukan aksi protes. Pertandingan sempat terhenti hingga 5 menit. Akibat protes yang dinilai terlalu keras, kapten SU Firman malah dihadiahi kartu merah. Akibatnya, Laskar Ganggawa harus bermain dengan 9 pemain.

Lewat titik putih pada menit ke-93, Persimura Musi Rawas berhasil memanfaatkan peluang tersebut. Laskar Lanan Liang berhasil unggul dengan skor 1-2 atas Laskar Ganggawa.

Sampai wasit meniup pluit tanda berakhirnya pertandingan, skor (1-2) atas kemenangan Persimura Musi Rawas tidak berubah. SU harus menerima kekalahan dan gugur di babak 16 besar.

Pelatih SU Sjafril Usman menyayangkan keputusan wasit atas penalti yang diberikan kepada Persimura Musi Rawas di menit-menit akhir jelang berakhirnya pertandingan.

"Agus kan terjatuh di kotak penalti karena lapangan becek, bolanya tidak sengaja mengarah ke dia. Eh, wasitnya langsung tunjuk titik putih, karena dikira hands ball," ungkapnya Senin, (11/12/2017).

Sjarif mengungkapkan bahwa keputusan wasit memang sudah mutlak. Kendati timnya merasa dicurangi. "Saya berharap kualitas wasit yang diamanahkan pada pertandingan seperti ini, bisa seadil mungkin lah. Liga 1 dan Liga 2 saja bisa direcoki, apalagi cuma Liga 3," harapnya.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
sindonews ads