alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

PPNI Dukung Program Satu Sekolah Satu Perawat di Palopo

Chaeruddin
PPNI Dukung Program Satu Sekolah Satu Perawat di Palopo
Wakil Wali Kota Palopo Rahmat Masri Bandaso (RMB) saat memberikan sambutan pada HUT PPNI. Foto: Istimewa

PALOPO - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Palopo, menyampaikan dukungan terhadap sejumlah program Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo.

Hal ini disampaikan saat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 PPNI yang dipusatkan di Lapangan Pancasila, Minggu, (24/3/2019). Kegiatan ini mengusung tema "Keluarga dan Masyarakat Sehat Bersama Perawat".

Ketua DPD PPNI Kota Palopo, Taufiq pada kesempatan itu menyampaikan bahwa diantara program Pemkot Palopo yang menjadi perhatian mereka adalah program satu sekolah satu perawat.



"PPNI sangat menyambut baik program satu sekolah satu perawat. Program ini kemudian ditambahkan kembali oleh Wali Kota Palopo, Judas Amir, satu kelurahan satu perawat," ujar Taufiq.

Taufiq mengatakan, keberadaan perawat di setiap sekolah dan kelurahan di Kota Palopo akan sangat membantu menyelesaikan persoalan kesehatan di lingkungan mereka.

Pada peringatan HUT PPNI, beberapa aspirasi perawat disampaikan pula oleh Taufiq, dimana masih ada yang sama sekali tidak menyentuh pendidikan sampai dengan pensiun.

"Kami meminta tolong kepada Pemkot Palopo minimal tiga kali dalam setahun perawat untuk diberikan pelatihan. Ini guna meningkatkan kapasitas dan pengetahuan para perawat," ujarnya.

Pada peringatan HUT PPNI ke-45 di Kota Palopo ada beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan diantaranya pembagian bantuan kepada masyarakat miskin, pemberantasan sarang nyamuk.

Wakil Wali Kota Palopo, Rahmat Masri Bandaso (RMB) mengungkapkan, Kota Palopo bisa mendapatkan gelar kota sehat itu merupakan kontribusi dari PPNI.

Diharapkannya, pada usia 45 PPNI akan lebih dewasa dan lebih profesional dan sukses dalam menjalankan tugas di Kota Palopo khususnya dan seluruh wilayah Republik Indonesia pada umumnya.

"PPNI Kota Palopo perlu mendapat perhatian yang lebih besar, karena pelayanan diberikan masyarakat tanpa pamrih, mereka melakukan dengan hati dan sepenuh jiwa yang kadang-kadang mengorbankan perasaan, dan apapun," katanya.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads