alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Wakili Gubernur Buka Musrenbang, Ini Kata Kadiskominfo Sulsel

Tim Sindonews
Wakili Gubernur Buka Musrenbang, Ini Kata Kadiskominfo Sulsel
Kepala Dinas Kominfo SP Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Hasdullah, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Wajo. Foto: Istimewa

WAJO - Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik dan Persandian (Kominfo SP) Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Hasdullah, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Wajo.

Kehadiran Hasdullah tersebut mewakili Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, yang berhalangan untuk hadir.

Dalam sambutannya, Hasdullah mengatakan, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulawesi Selatan 2018-2023 adalah “Sulawesi Selatan Yang Inovatif, Produktif, Kompetitif, Inklusif dan Berkarakter”.



Adapun Misi dalam rangka mewujudkan Visi tersebut yaitu sebagai berikut, mewujudkan pemerintahan yang berorientasi melayani dan inovatif, mewujudkan infrastruktur yang berkualitas dan aksesibel, mewujudkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang produktif.

"Keempat adalah mewujudkan kualitas manusia yang kompetitif, inklusif dan berkarakter, serta yang kelima adalah meningkatkan produktivitas dan daya saing produk sumberdaya alam yang berkelanjutan," paparnya membacakan sambutan gubernur.

Dia menambahkan, untuk dapat mewujudkan Visi dan Misi tersebut, diperlukan dukungan dari seluruh komponen masyarakat, termasuk dari pemerintah kabupaten/kota.

"Melalui pelaksanaan Musrenbang ini, saya berharap terwujud keterpaduan dan sinergitas perencanaan antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Provinsi Sulawesi Selatan," paparnya.

Selain menciptakan efisiensi dan efektifitas pembangunan, penyusunan dokumen RKPD harus memperkuat perencanaan pembangunan daerah yang berorientasi pada substansi melalui beberapa pendekatan.

Beberapa di antaranya adalah holistik-tematik yaitu pelaksanaannya dengan mempertimbangkan keseluruhan unsur / bagian/ kegiatan pembangunaan sebagai satu kesatuan faktor potensi, tantangan, hambatan dan/atau permasalahan yang saling berkaitan satu dengan lainnya.

Selanjutnya, pendekatan integratif, yaitu dengan menyatukan beberapa kewenangan kedalam satu proses terpadu dan fokus yang jelas dalam upaya pencapaian tujuan pembangunan daerah.

"Pendekatan spasial dilaksanakan dengan mempertimbangkan dimensi keruangan dalam perencanaan.
Pendekatan tersebut diharapkan tercipta kerjasama yang kuat antar perangkat daerah dan stakeholder pembangunan lainnya," imbuhnya.



(kem)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads