alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Tuntut Pemecatan Rekannya, Unjuk Rasa Perawat Berujung Bentrok

Asrianto Suardi
Tuntut Pemecatan Rekannya, Unjuk Rasa Perawat Berujung Bentrok
Aksi unjuk rasa ratusan perawat sukarela berujung bentrok di halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulbar, Selasa (26/03/2019). Foto: Asrianto Suardi/SINDOnews

POLEWALI - Aksi unjuk rasa ratusan perawat sukarela berujung bentrok di halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulbar, Selasa (26/03/2019).

Bentrokan dipicu saat Koordinator Aksi, Maemunis menghentikan paksa Direktur RSUD, Syamsiah memberikan tanggapan atas tuntutan massa.

"Tunggu dulu bu, saya mau tanya dulu ibu," teriak Maemunis yang terus dihalangi polisi saat mencoba mendekati direktur RSUD.



"ini tidak apa-apa pak, bapak (Polisi) jangan sentuh saya, tidak usah pakai tangan. Saya mau tanya dulu ibu, apa betul bapak bupati pernah mengeluarkan aturan yang melarang penerimaan tenaga sukarela," sambung Maemunis memaksa disusul teriakan ratusan massa aksi lainnya.

Atas aksinya itu, bentrokan tak dapat dihindari. Sejumlah pengunjuk rasa dan Maemunis pun langsung diamankan karena dianggap melakukan tindakan provokasi.

Ada pun aksi unjuk rasa itu dilakukan sebagai bentuk kekecawaan terhadap manajemen rumah sakit yang memberhentikan salah seorang perawat tanpa alasan yang jelas. Padahal telah mengabdi hingga belasan tahun.

Direktur RSUD Polman, Syamsiah kemudian menjelaskan jika keputusan pemberhentian salah satu perawat sudah melalui mekanisme.

"Yang pertama saya mau klarifikasi soal pemberhentian perawat, dasarnya sudah kita melakukan pertemuan secara bertahap, mulai dari pihak manajemen, komi perawat, dan satuan pengawas interen rumah sakit, menyatakan yang bersangkutan melanggar etika antar profesi, melakukan beberapa tindakan yang dianggap melanggar etika, makanya kita keluarkan," jelasnya.

Usai berunjuk rasa di RSUD Polewali Mandar, ratusan perawat itu melanjutkan aksinya di Kantor Bupati Polman. Mereka mengancam akan menggelar aksi besar-besaran disetai mogok kerja jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads