alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Benahi Infrastruktur, Disdik Makassar Butuh Tambahan Anggaran

Syachrul Arsyad
Benahi Infrastruktur, Disdik Makassar Butuh Tambahan Anggaran
Murid SD di Makassar saat bermain di taman sekolah mereka. Foto: Sindonews/Maman Sukirman

MAKASSAR - Dinas Pendidikan (disdik) Kota Makassar mengakui masih banyak sekolah, khususnya SD/SMP yang perlu pembenahan. Di satu sisi anggaran infrastruktur pendidikan juga dianggap kurang.

Kepala Disdik Makassar, Abd Rahman Bando menyebutkan, Kota Makassar memiliki total 408 sekolah negeri. Dengan rincian SD sebanyak 363 dan 45 SMP. Sebagian besarnya, perlu pembenahan.

"Dari 363 SD dan 45 SMP itu kira-kira ada 60% yang perlu pembenahan," beber Rahman yang ditemui belum lama ini. Dilanjutkan, untuk pembenahan itu, butuh biaya besar.



Belum lagi, disatu sisi untuk juga diperlukan pembangunan ruang kelas baru (RKB). Dia menghitung, setidaknya SD/SMP di kota Makassar masih kekurangan 1.342 RKB. Itu belum termasuk untuk mobiler atay fasilitas kelas seperti meja dan bangku belajar.

"Anda bisa bayangkan. Saya tanya berapa biaya satu kelas untuk membangun? Katanya Rp350 juta. Baru 100 kelas, dibangun sudah Rp35 miliar. Nah, kita kekurangan 1.342 kelas. Kali itu," ujar dia.

Dia melanjutkan, untuk mengakomodasi pembangunan tersebut, pemerintah harus mengalokasikan anggaran yang lebih besar. Setidaknya, program pembangunan infrastruktur sekolah bisa dimasukkan dalam di dinas pekerjan umum (PU).

"Nah, makanya saya bilang berani tidak TAPD melakukan revolusi anggaran, seperti misalnya maaf ini di dinas PU dari Rp600 miliar lebih di APBD pokok sekarang menjadi hampis Rp1 triliun di 2019. Kenapa di pendidikan tidak berani kita mengalokasikan uang misalnya Rp300 miliar kita bangun sekolah," paparnya.

"Tapi saya bilang kalau ragu dengan SDM yang ada di dinas pendidikan mengelola anggaran itu taruh itu di dinas PU anggaran. Tapi bangun itu sekolah. Tidak masalah, toh," lanjut dia.

Diakui Rahman Bando, kebutuhan peningkatan sarana pendidikan di Makassar itu sudah beberapa kali disuarakan melalui berbagai forum. Dia berharap, Pemkot Makassar bisa mengalokasikan anggaran yang lebih besar untuk mengubah wajah pendidikan.

"Makanya saya sudah suarakan mulai forum SKPD kemarin. Terus musrenbang. Nanti pasti akan ada rapat seluruh kepala SKPD yang nanti akan dikunjungi TAPD. Saya pasti suarakan lagi. Saya didengar atau tidak diakomodir semua, paling tidak kita sudah membuka pikiran bahwa ada masalah yang perlu kita selesaikan," pungkasnya



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif