alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Nenek 61 Tahun Bilang Bisa Gandakan Uang, Nenek Lain Lapor Polisi

Faisal Mustafa
Nenek 61 Tahun Bilang Bisa Gandakan Uang, Nenek Lain Lapor Polisi
Personel Kepolisian Sektor Bontoala mengungkap kasus penipuan dengan modus penggandaan uang, dengan terduga pelaku seorang nenek berusia 61 tahun, Tampa. Foto: SINDOnews/Faisal Mustafa

MAKASSAR - Personel Kepolisian Sektor Bontoala mengungkap kasus penipuan dengan modus penggandaan uang, dengan terduga pelaku seorang nenek berusia 61 tahun, Tampa.

Tampa merupakan warga Kabupaten Sinjai yang bermukim di Nunukan, Kalimantan Utara.

Kapolsek Bontoala, Kompol Saharuddin, Tampa diamankan berdasarkan laporan korban, Hapsa, 65, yang terperdaya dengan rayuan tersangka, yang menjanjikan bisa menggandakan uang hingga milyaran rupiah.
Tampa menggunakan mantra berupa doa doa yang di tulis diatas kertas dan batu delima.



"Modusnya mengiming-imingi saja, apabila korban memasukkan Rp 100 juta akan jdi Rp 2 miliar , dia bawa kertas-kertas tulisannya doa-doa, Dia bilanh sama korban, kalau mau kaya bacanya ini," tuturnya saat rilis di Mapolsek Bontoala Jalan Masjid Raya Makassar, Kamis (28/3/2019).

Selain Hapsah, masih ada tiga korban lain yang melapor, dengan total kerugian mencapai Rp 1,2 miliar.

"Ada tiga korban lagi yang melapor ada yang dari Nunukan itu atas nama Hj Norma itu kerugian Rp500 juta, Kemudian Ibu Wiwi di Bekasi kerugian Rp100 juta, Ferdinand Rp100 juta alamat di Jakarta semua, ditambah Ibu Hapsah Rp500 Juta lebih jadi Kalau kerugian 1,2 M lebih," lanjut Kapolsek.

Diceritakan Saharuddin, awalnya pelaku mendatangi rumah korban di Jalan Petta Punggawa untuk mengontrak rumah, setelah dua hari mengontrak ia menemui Sukmawati, yang merupakan anak Hapsah, tepatnya pada September 2018, dan mengiming-imingi uang Rp2 miliar dengan menyetorkan Rp100 juta.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook