alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Ledakan Pabrik Kedua di Jiangsu Tewaskan 7 Orang, 5 Terluka

Kurniawan Eka Mulyana
Ledakan Pabrik Kedua di Jiangsu Tewaskan 7 Orang, 5 Terluka
Bangunan yang rusak dari pabrik logam-cetakan milik Kunshan Waffer Technology Co setelah ledakan terlihat di Kunshan, provinsi Jiangsu, Cina 31 Maret 2019. Foto: REUTERS / Stringer

BEIJING - Ledakan pabrik di Provinsi Jiangsu, China menewaskan tujuh orang pada hari Minggu (31/3/2019). Ledakan kedua di provinsi ini pada bulan ini, terjadi saat Beijing memulai kampanye inspeksi keselamatan industri secara nasional.

Ledakan itu terjadi pada sebuah wadah dari besi tua, yang meledak di halaman luar pabrik logam di daerah berikat di kota Kunshan, dan menyebabkan pabrik itu terbakar, kata pemerintah setempat pada akun resmi Weibo pada hari Minggu.

"Penyebab insiden itu sedang diselidiki," katanya, seperti dilansir Reuters, Senin (1/4/2019).



Lima orang juga terluka, satu parah, dalam ledakan itu.

Pemilik pabrik Kunshan Waffer Technology Corp Ltd, pembuat produk cetakan injeksi magnesium alloy dan coran aluminium alloy berbasis di Taiwan, mengatakan insiden itu akan mengurangi pendapatan perusahaan itu pada bulan April, diperkirakan sekitar 40-50 persen.

Perusahaan mengatakan tidak dapat memastikan kapan produksi akan dilanjutkan di pabrik di Kunshan.

Saham perusahaan turun lebih dari sembilan persen pada Senin (1/4/2019) pagi.

Perusahaan itu didenda Mei lalu oleh biro perlindungan lingkungan Kunshan karena melanggar peraturan polusi air, menurut surat kabar milik pemerintah Beijing News.

Kunshan, sekitar 70 km (43 mil) barat Shanghai, adalah lokasi lebih dari 1.000 perusahaan dan produsen teknologi, termasuk banyak perusahaan Taiwan.

Insiden hari Minggu terjadi setelah ledakan mematikan pada 21 Maret di sebuah taman kimia di kota Yancheng, juga di provinsi Jiangsu, yang menewaskan 78 orang.

Beijing mengatakan pekan lalu bahwa pihaknya akan meluncurkan kampanye inspeksi nasional selama sebulan penuh terhadap bahan kimia berbahaya, tambang, transportasi dan keselamatan kebakaran, menambahkan bahwa pihak berwenang perlu menyerap pelajaran dari bencana Yancheng.

Negara ini memiliki sejarah kecelakaan keselamatan kerja yang besar yang sering memicu kampanye inspeksi yang bertujuan menghilangkan pelanggaran dan menghukum pejabat karena mengambil jalan pintas atau gagal dalam tugas pengawasan mereka.

China telah menekan impor besi tua sebagai bagian dari kampanye lingkungan melawan "sampah asing", memperketat sumber pasokan bagi produsen logam, karena bertujuan untuk memotong impor limbah padat pada akhir 2020.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook