alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Tetap Ingin Beli Rudal S-400 Rusia, Hubungan Turki dan AS Memanas

Agus Nyomba
Tetap Ingin Beli Rudal S-400 Rusia, Hubungan Turki dan AS Memanas
Pemerintah Turki tetap ingin beli sistem rudal S-400 mulik Rusia membuat hubungan mereka memanas dengan Amerika Serikat. Foto: Istimewa

WASHINGTON - Hubungan Amerika SerikatĀ (AS) dan Turki kian memanas, setelah Ankara tetap kukuh ingin membeli sistem pertahanan udara rudal S-400 milik Rusia.

Wakil Presiden AS Mike Pence memperingatkan Turki pada hari Rabu bahwa, negara itu dapat mengambil risiko keanggotaannya di NATO jika melanjutkan rencana untuk membeli sistem pertahanan udara Rusia meskipun ada tentangan internasional.

Retorika Pence yang meningkat datang setelah Turki bersikeras pada hari Rabu bahwa kesepakatan Rusia telah dilakukan, menandakan kebuntuan yang jelas antara kedua sekutu NATO.



Berbicara pada acara peringatan 70 tahun NATO di Brussels, Pence mengatakan, Turki berisiko dikeluarkan dari program F-35 Joint Strike Fighter (JSF), yang dapat melumpuhkan pabrikan Turki yang membuat komponen untuk pesawat. Dan dia mengangkat kemungkinan reaksi yang jauh lebih luas.

"Turki harus memilih," kata Pence seperti yang dikutip di Al Jazeera, Kamis, (04/04/2019).

"Apakah ia ingin tetap menjadi mitra penting dalam aliansi militer paling sukses dalam sejarah dunia atau apakah ia ingin mengambil risiko keamanan kemitraan itu dengan membuat keputusan sembrono yang merusak aliansi kita?," lanjutnya.

Wakil Presiden Turki Fuad Oktay menjawab di Twitter mengatakan bahwa Amerika Serikat harus memilih, tentang apakah akan tetap bersekutu dengan Ankara.
Dia mengangkat hubungan pertentangan dukungan AS untuk pasukan Kurdi di Suriah, menuduh Washington "bergabung dengan teroris".

Pejabat AS lainnya telah berhenti mengancam hubungan mendasar Turki dengan AS atau NATO atas pembelian S-400, tetapi ada seruan yang meningkat untuk tindakan cepat untuk mencoba menghentikan kesepakatan, termasuk kemungkinan sanksi terhadap Ankara.

Menteri luar negeri Turki, Mevlut Cavusoglu mengatakan, bagaimanapun tampak tidak tergerak oleh ancaman AS, mengatakan bahwa membeli sistem S-400 Rusia adalah kesepakatan yang sudah dilakukan. "Kami tidak akan mundur dari ini," katanya.

AS telah menawarkan untuk menjual sistem pertahanan rudal Patriot buatan Amerika kepada Turki, tetapi Mevlut Cavusoglu mengatakan, itu tidak dapat dikirimkan tepat waktu.

"Kami tidak bisa mendapatkannya selama 10 tahun," kata Cavusoglu di Dewan Atlantik, Rabu pagi.

"Itu sebabnya kami harus membeli dari Rusia. Dan kami juga mencoba membeli dari sekutu lain. Itu tidak berhasil. Jadi ini adalah kebutuhan mendesak Turki. Maksudku, kita membutuhkan sistem pertahanan udara segera di Turki," jelasnya.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook