TOPIK TERPOPULER

Anir-Lutfi Dapat Dukungan Klub Sepak Bola di Pangkep

Tim SINDOnews
Anir-Lutfi Dapat Dukungan Klub Sepak Bola di Pangkep
komunitas sepak bola memberikan dukungan kepada Anir-Lutfi. Foto: Istimewa

PANGKEP - Program pasangan Andi Nirawati-Lutfi Hanafi (Anir-Lutfi) di Pilkada Pangkep, mendapat dukungan dari komunitas sepak bola.

Koordinator Komunitas Bola Pangkep Anpas FC, Alfianuddin Saputra berharap, jika terpilih nanti, Anir-Lutfi dapat menggelar kompetisi untuk menggairahkan sepak bola di Pangkep.



Menurut Alfianuddin, anak muda di pelosok desa maupun di kampungnya dan di Pangkep, tidak kalah bersaing dengan pemuda daerah lainnya di Sulsel lainnya.

Baca Juga: Sejumlah Ibu-ibu di Pangkep Merapat ke MYL-SS, Ini Alasannya

"Kami berharap ada kompetisi seperti Anir Cup misalnya ketika Anir-Lutfi terpilih nantinya. Soalnya kita ini kan jauh dari kota, saya mau anak-anak di kampung itu dilihat minat dan bakatnya apa. Walaupun sebenarnya itu fungsinya KONI, PBSI, PSSI. Dengan begitu bibit-bibit muda dapat berkembang," kata Fian, sapaannya.

Fian dan komunitas olahraganya berharap besar pada pasangan Anir-Lutfi yang menjanjikan Rp10 miliar terhadap KONI Pangkep, untuk membangkitkan kembali semangat olahraga di Pangkep.

"Bisa adakan kompetensi untuk disentuh langsung, dari situ dicari bibit langsung. Apakah mulai dari sekolah, dan institusi lain. Jangan nanti ada pertandingan baru mau melatih. Saya sudah bicara dengan Ibu Anir, dia bilang ada programnya untuk pemuda dan olahraga," katanya.

Dirinya menjelaskan, selama ini masalah dana menjadi masalah utama, otomatis olahraga pasti butuh dana.



"Dari fasilitas, pembinaan, kompetisi dan lainnya," ujar pria yang sudah bertahun-tahun berkecimpung di dunia olahraga ini.

Baca Juga: Haris Gani Resmi Dilantik jadi Ketua DPRD Pangkep

Dia mengutarakan, dari pengalaman dirinya dan tim, mereka bahkan pernah tidak dibiayai dalam mengikuti kompetisi bulutangkis di Palopo. Dia juga mengeluhkan sistem pembinaan yang tidak maksimal di Pangkep.

"Saya pernah ada pengalaman begitu, meski kompetisi swasta tapi tidak ada pendanaan. Padahal sebelum itu pemerintah juga yang lepas kita waktu itu ke Palopo. Kan saya lama di bulutangkis juga jadi saya tahu, untuk sentuhan langsung pemerintah kurang sekali," jelasnya.



(agn)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!