alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Sengketa Wilayah Udara dengan Malaysia, Singapura Akan Cabut ILS

Berlianto
Sengketa Wilayah Udara dengan Malaysia, Singapura Akan Cabut ILS
Setelah beberapa bulan melakukan negoisasi, akhinya sengketa wilayah udara antara Malaysia dan Singapura mencapai kesepekatan penyelesaian. Foto: Ilustrasi/SINDOnews

KUALA LUMPUR - Setelah beberapa bulan melakukan negoisasi, akhinya sengketa wilayah udara antara Malaysia dan Singapura mencapai kesepekatan penyelesaian. Singapura akan mencabut prosedur Instrument Landing System (ILS).

Sementara itu, Malaysia menurut Menteri Transportasi Malaysia, Anthony Loke Siew Fook dan koleganya dari Singapura Khaw Boon Wan, akan menangguhkan tanpa batas Daerah Tetap (RA) permanennya di Pasir Gudang kota di negara bagian Johor yang bertetangga dengan Singapura.

"Kedua menteri transportasi menyambut langkah-langkah positif ini dan berharap untuk lebih memperkuat kerja sama bilateral," tambah pernyataan itu seperti dikutip dari Xinhua, Minggu (O7/04/2019).



Perjanjian tersebut juga akan melihat maskapai beranggaran rendah Malaysia Firefly melanjutkan penerbangannya setelah menangguhkan operasinya pada Desember tahun lalu.

Sengketa wilayah udara antara kedua belah pihak diketahui berlangsung sejak akhir tahun 2018 lalu ketika Singapura meminta Firefly untuk memindahkan penerbangannya dari Bandara Changi ke Bandara Seletar yang baru.

Firefly pada awalnya setuju tetapi kemudian mengatakan tidak akan melakukannya karena regulator penerbangan sipil Malaysia tidak menyetujuinya.

Malaysia keberatan dengan langkah itu karena Singapura memasang ILS di Bandara Seletar yang bertetangga dengan kota Pasir Gudang. Singapura mengatakan sistem itu akan menghambat pengembangan kota.

Sebagai tanggapan, Malaysia mengumumkan zona terbatas di Pasir Gudang, yang memengaruhi jalur penerbangan dari dan ke Bandara Seletar.



(bds)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads