alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Masih Kekurangan Ribuan Surat Suara, Bawaslu Warning KPU Bulukumba

Eky Hendrawan
Masih Kekurangan Ribuan Surat Suara, Bawaslu Warning KPU Bulukumba
KPU Bulukumba masih kekurangan surat suara. Sehingga mendapat warning dari Bawaslu karena logistik sudah harus diselesaikan. Foto: Ilustrasi

BULUKUMBA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bulukumba, memberikan warning kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulukumba, terkait surat suara yang masih kurang.

Pasalnya, selain distribusi logistik yang sudah harus diselesaikan pada Jumat, (12/04/2019) nanti. Hari pencoblosan pada 17 April 2019 sisa 7 hari lagi. Sehingga proses pendistribusian berpotensi molor dari jadwal yang telah ditetapkan.

Ketua Bawaslu Bulukumba, Ambo Radde mengingatkan, pihak KPU Bulukumba untuk segera berkoordinasi dengan pihak ppercetakan agar surat suara yang kurang bisa segera dikirim agar proses pendistribusian tidak molor.



"Saya harap KPU bisa mencari solusi agar surat suara yang kurang bisa segera dikirim ke Bulukumba. Apalagi pendistribusian logistik akan dilakukan beberapa hari ke depan," katanya, Rabu, (10/04/2019).

Ambo Radde berharap agar KPU proaktif dalam menyikapi setiap persoalan dan kendala yang dihadapi. Pasalnya, saat ini banyak issu yang kerap dialamatkan kepada seluruh penyelenggara yang bisa saja merusak kepercayaan masyarakat.

"Kami di Bawaslu memberikan pengawasan melekat kepada penyelenggara, hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kecurangan,"uangkapnya.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, surat suara yang masih kurang mencapai 3000 lebih. Jumlah itu meliputi surat suara untuk DPRD, DPR RI, DPD, dan kertas suara untuk Pilpres.

"Masih ada kekurangan kirim sekitar tiga ribu lembar surat suara dan rencana besok akan dijemput di percetakan," jelas Ketua KPU Bulukumba Kaharuddin beberapa waktu lalu.

Hanya saja, tidak adanya pengawalan dari aparat keamanan sehingga penjemputan sisa surat suara tersebut tidak dapat dilakukan. Pernyataan Komisioner KPU Bulukumba, Syamsul dalam percakapan grup milik KPU Bulukumba. Dirinya mengaku jika tidak adanya pengawalan sehingga proses penjemput tidak dapat dilakukan.

"Katanya surat suara sudah bisa dijemput habis dhuhur, masalahnya kalau kita yang jemput tidak ada pengawalan aparat," ucap Syamsul.



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook