alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Dinas Kominfo Duga Banyak Data Pribadi Diperjualbelikan

Budi Santoso
Dinas Kominfo Duga Banyak Data Pribadi Diperjualbelikan
Kunjungan Tim Badan Keahlian DPR RI di War Room Balai Kota Makassar, Rabu (10/4/2019). Foto: Istimewa

MAKASSAR - Kepala Bidang Aplikasi Informatika Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Makassar, Denny Hidayat, menduga banyak data pribadi masyarakat yang diperjualbelikan.

Menurut Denny, setiap detik, jutaan data pribadi diunggah ke berbagai penyedia layanan digital. Namun sejauh ini belum ada regulasi yang menjamin data-data pribadi tidak mengalami kebocoran atau penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Contoh sederhana saja, hampir setiap hari kita dihubungi oleh pihak-pihak tertentu yang menawarkan layanan asuransi dan sejenisnya. Pertanyaannya, dari mana mereka mendapatkan nomor telepon kita. Bisa saja data kita sudah diperjual belikan diluar sana,” ucapnya saat menerima kunjungan Tim Badan Keahlian DPR RI di War Room Balai Kota Makassar, Rabu (10/4/2019).



Kunjungan tim tersebut untuk meminta sejumlah masukan terkait Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, khususnya yang kerap muncul ditengah masyarakat. Mereka juga mengusulkan sejumlah hal yang dianggap penting untuk diakomodir dalam pembahasan perlindungan data pribadi di era digital saat ini.

Denny mengusulkan agar RUU yang dimaksud bisa mengakomodir hadirnya cyber security strategy yang menjadi rujukan bersama di Indonesia.

“Ini semacam proteksi perlindungan dunia maya dari sumber-sumber yang dianggap berbahaya, apalagi scope nya sudah lintas negara. Kebocoran data pribadi bisa menjadi sangat sensitif dan memiliki implikasi domestik dan internasional jika tidak dibuatkan regulasi yang memadai,” ujar Denny Hidayat.

Sementara, salah satu anggota Badan Keahlian DPR RI, Lidya Suryani Widayati, mengatakan RUU ini sangat penting untuk menjawab keresahan publik.

“RUU ini sangat penting untuk menjawab keresahan publik terkait penyalahgunaan data pribadi di era internet saat ini. Makanya kami mendatangi berbagai stakholder seperti Dinas Kominfo Makassar untuk mendengar langsung masukan dan pendapat terhadap rancangan ini,” ujarnya.

Menurut Lidya, banyak draft yang saat ini masih menjadi perdebatan, termasuk definisi dan batasan tentang data pribadi itu sendiri.



(kem)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook