alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Gubernur Sulsel Minta Evaluasi Kerjasama Parkir di CCC

Mustafa Layong
Gubernur Sulsel Minta Evaluasi Kerjasama Parkir di CCC
Kondisi Parkiran di Celebes Convention Center (CCC) yang mendapat sorotan sejumlah masyarakat. Foto: Sindonews/dok

MAKASSAR - Kerja sama Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel dan Hotel The Rinra, untuk pengelolaan parkir di area gendung Celebes Convention Center (CCC) menuai kritik. Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah minta dievaluasi.

Sejak sistem parkir di kawasan Celebes Convention Center (CCC) dikelola Hotel The Rinra, masyaralat banyak melontarkan keluhan.

Pasalnya, biaya parkir menjadi jauh lebih mahal lantaran penerapan biaya perjam. Padahal biasaya hanya menggunakan karcis parkir Rp3.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil.



Nurdin Abdullah mengakui, pihaknya telah memperolah banyak keluhan terkait kondisi parkir di CCC tersebut. Bahkan kerjasama Dinas Koperasi dan UKM bersama The Rinra menuai kritik dan rekomendasi dari DPRD Sulsel.

Untuk itu, Nurdin mengaku pihaknya segera mengevaluasi kerja sama tersebut. Bahkan dirinya telah berkoordinasi dengan tim Koordinas Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK terkait pengelolaan aset di Jalan Metro Tanjung Bunga itu.

“Itu lagi kita bicarakan. Juga lagi masuk Korsupgah. Kalau itu diperintahkan dikembalikan dikelola, pasti akan kita kerjakan," jelas Nurdin.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel Abdul Malik Faisal mengakui, pascakerjasama dengan The Rinra terkait pengelolaan parkir, dirasa memberatkan masyarakat. Terlebih pengunjung even yang digelar di kawasan CCC.

Dia menerangkan, sejak Desember pihaknya telah melakukan uji coba kerjasama pengelolaan parkir dengan Hotel The Rinra. Kemudian sejak Februari telah dijalankan sepenuhnya dengan syarat Dinas Koperasi dan UKM mendapat Rp25 juta perbulan.

Katanya, kerja sama itu secara ekonomi menguntungkan pihaknya, namun disisi lain tidak memberi pelayanan untuk masyarakat.

“Pernah kita kelola sendiri, ternyata sampai akhir Januari hanya dapat Rp3 juta, sehingga dengan etimasi 12 bulan tidak bisa capai target itu. Karena CCC hanya banyak pengunjung disaat ada even saja. Lalu disana banyak preman," jelasnya.

Dengan alasan pelayanan, Dinas Koperasi tengah melakukan kajian ulang terkait kerja sama itu. Malik mengaku pihaknya akan mencari mekanisme lain terlait pengelolaan parkir agar tidak memberatkan pengunjung.



(agn)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads