alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Cegah Penyelundupan Perikanan, BKIPM Gandeng Pihak Bandara SHIAM

Marhawanti Sehe
Cegah Penyelundupan Perikanan, BKIPM Gandeng Pihak Bandara SHIAM
BKIPM Makassar (BKIPM) telah menjalin kerja sama dengan pihak Bandar Udara Sultan Hasanuddin untuk pengawasan terhadap komoditi yang dilarang. Foto: Isitimewa

MAKASSAR - Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu Keamanan Hasil Perikanan Makassar (BKIPM) menjalin kerja sama dengan pihak Sultan Hasanuddin Internasional Airport Makassar (SHIAM) untuk pengawasan terhadap komoditi yang dilarang.

Hal itu merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya penyelundupan dan mencegah pelanggaran Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 56 Tahun 2016.

"Kami telah melalukan penandatanganan kerjasama dengan pihak bandara sebagai rangkaian peningkatan pengawasan terhadap komoditi yang dilarang atau dibatasi masuk ke kawasan Indonesia. Karena setiap hari masih adanya kita dapatkan (pelanggaran) di area terminal keberangkatan," jelas Kepala BKIPM Makassar, Sitti Chadijah, kepada SINDOnews Makassar.



Peraturan tersebut menerangkan bahwa penangkapan dan atau pengeluaran kepiting di dalam wilayah republik Indonesia (domestik) dan dari wilayah Republik Indonesia (ekspor) dapat dilakukan dengan ketentuan bahwa kepiting yang dikirim tidak dalam kondisi bertelur serta dilengkapi dengan dokumen yang dipersyaratkan.

Hal ini untuk menjaga keberlanjutan populasi kepiting di alam sehingga tidak punah.

Dia menjelaskan, sepanjang tahun 2018, total penyelamatan atau penggagalan penyelundupan sumberdaya ikan berupa kepiting bakau bertelur dan dibawah ukuran 200 gram sebanyak 3.151 ekor dengan nilai ekonomi yang diselamatkan mencapai Rp 428.220.000.

Sedangkan secara umum, di tahun 2018 terdapat 223 kasus pelanggaran yang dicatat oleh BKIPM. "Tahun 2019 memang belum ada datanya, hanya tahun 2018 ada 223 penanganan pelanggaran tapi bukan hanya terkait kepiting tapi kerang kepala kambing paling banyak," lanjutnya.

Menurut dia, kurangnya pengetahuan masyarakat bahwa komoditas kerang kepala kambing merupakan binatang dilindungi, menjadi penyebab kasus ini paling banyak ditemui di tahun 2018.



(kem)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads