alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Amankan Pemilu, Kapal Perang TNI AL Siap Terjang Ombak Ganas

Faisal Mustafa
Amankan Pemilu, Kapal Perang TNI AL Siap Terjang Ombak Ganas
KAL SULUH PARI. Kapal perang Pangkalan Utama TNI AL VI (Lantamal VI) siap menerjang ganasnya ombak Selat Makassar untuk pengamanan pelaksanaan pemilihan umum (pemilu). Foto: SINDOnews/Muchtamir Zaide

MAKASSAR - Kapal perang Pangkalan Utama TNI AL VI (Lantamal VI) siap menerjang ganasnya ombak Selat Makassar untuk pengamanan pelaksanaan pemilihan umum (pemilu).

Komandan Lantamal VI, Laksamana Pertama TNI Dwi Sulaksono mengatakan kapal tersebut hanya sebagai antisipasi situasi yang tidak kondusif baik saat pencoblosan maupun pengamanan logistik pemilu yang melalui jalur laut.

Beberapa kapal yang dikerahkan tersebut di antaranya Kapal Angkatan Laut (KAL) Suluh Pari I-6-6.0, KAL Mamuju I-6-64 , Patkamla Pulau Langkai I-6-6.3, KAL Pintar I.6-57 dan KAL Samalona I.6-02.



Kapal yang berada dibawah kendali Satuan Kapal Patroli Lantamal IV ini bakal berada di sekitar perairan Makassar, Selayar, Bulukumba dan Pangkep, yang pada musim seperti ini memiliki opmbak yang cukup tinggi.

Kapal-kapal tersebut akan menetap dari 17 April hingga usai pelaksanaan pemilu nantinya, untuk membantu pendistribusian logistik pemilu. Khususnya, pulau dengan jumlah warga yang cukup banyak.

Dia menyebutkan pulau tersebut yakni kodingareng, pulau Barang Caddi, dan pulau Barang Lompo. Karena, distribusi logistik setelah pemilihan nantinya harus dikawal dengan ketat agar berjalan dengan baik.

"Pulau-pulau yang memiliki TPS dan kepala keluarga yang cukup banyak seperti pulau kodingareng, pulau Barang Caddi, pulau Barang Lompo dan sebagainya sehingga perlu di back up pengamanan dari unsur-unsur kapal perang TNI AL Lantamal VI dari laut selama pelaksanaan pemilu sampai paska pemilu," paparnya.

Selain kapal-kapal tersebut, Lantamal VI Makassar juga mengerahkan sebanyak 400 personel prajurit gabungan dari TNI AL dan Prajurit Yonmarhanlan VI.

Ratusan personel tersebut akan siap untuk berada di laut selama momentum pemilu 2019.

"Untuk titik rawan kami anggap semua semua berpotensi jadi titik rawan, bagaimanapun juga pulau-pulau yang berpenghuni cukup banyak tersebut, kami kategorikan cukup rawan," pungkasnya.



(kem)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
sindonews ads