alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

TPS Unik, Petugas KPPS di Kajang Gunakan Pakaian Petani

Eky Hendrawan
TPS Unik, Petugas KPPS di Kajang Gunakan Pakaian Petani
Petugas KPPS menggunakan pakaian petani dan mengangkat tema agraria di TPS 02 Kampung Baru Desa Lembanna Kecamatan Kajang, sementara melayani warga yang hendak memilih pada pemilu tahun ini. Foto: Sindonews/Eky Hendrawan

BULUKUMBA - Pemilihan umum (Pemilu) selalu identik dengan memilih calon di tempat pemungutan suara (TPS).

Berbagai hal dilakukan, untuk meningkatkan partisipasi warga menyalurkan hak suara untuk memilih termasuk menggunakan cara yang unik di tempat pemungutan suara (TPS).

Seperti yang dilakukan petugas KPPS yang ada dalam wilayah TPS 02 Kampung Baru Desa Lembanna Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba dalam Pemilu 17 April 2019 hari ini.



Berdasarkan pantauan, petugas TPS 02 mengambil tema agraris. Nampak dari dalam lokasi TPS, petugas TPS menyiapkan baliho berukuran 4 x 2 meter yang di dalamnya terdapat foto para petugas TPS dan keamanan TPS. Background dari baliho tersebut adalah pemandangan sawah yang ada di dusun Kampung Baru.

Selain itu, pakaian yang dikenakan oleh petugas TPS adalah pakaian tradisional petani Indonesia tempo dulu. Petugas KPPS laki-laki menggunakan baju kaos putih dan celana pendek, lalu sarung dililit di punggung dan mengenakan penutup kepala yang biasa dikenal dengan topi caping yang berasal dari anyaman bambu.

Sementara petugas KPPS perempuan menggunakan baju kebaya tradisional dipadu dengan sarung batik dan penutup kepala model tengkuluk. Mengingatkan kita pada ibu-ibu tempo dulu.

Tak kalah menariknya lagi, petugas KPPS menyediakan kuliner khas Kajang berupa Baje dan juga minuman untuk pemilih yang datang memberikan hak pilihnya.

Andi Muhammad Tasmira selaku Ketua KPPS mengatakan bahwa, dalam pelaksanaan pemilu 17 April 2019 hari ini pihaknya menggunakan kostum atau pakaian sehari-hari para petani Indonesia.

"Agar siapa pun yang terpilih dalam kontestasi pemilihan kali ini, baik terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten, Provinsi, DPR RI, DPD hingga Presiden dan presiden nantinya agar dalam setiap pengambilan kebijakan senantiasa pro terhadap petani sebagai profesi yang mayoritas di Indonesia, dan pada khususnya di Dusun Kampung Baru Desa Lembanna Kecamatan Kajang," ujarnya.

Lanjut Tasmira menjelaskan bahwa, selain itu, penggunaan kostum petani dalam momentum kali ini adalah sebagai wujud kontribusinya sebagai anak bangsa dalam upaya pelestarian nilai-nilai dan adat istiadat budaya Indonesia yang majemuk di tengah hegemoni gaya pakaian modern di era globalisasi ini.

"Bangsa yang besar adalah bangsa yang memiliki identitas nasional yang terjaga sebagai jati diri bangsa. Salah satu identitas nasional itu adalah pakaian adat tradisional petani. Anak-anak milenial sudah mulai meninggalkan pakaian khas petani Indonesia misalnya menggunakan caping dan tengkuluk ini," katanya.

"Momentum pemilu ini dimanfaatkan untuk mengajak generasi bangsa untk menjaga dan melestarikan adat budaya kita," lanjutnya.

TPS Unik, Petugas KPPS di Kajang Gunakan Pakaian Petani



(agn)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook