TOPIK TERPOPULER

Lewat Pernyataan Penutup di Debat II, DILAN Terbukti Paket Nasionalis-Religius

Muhaimin Sunusi
Lewat Pernyataan Penutup di Debat II, DILAN Terbukti Paket Nasionalis-Religius
Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal-Fadli Ananda (DILAN) saat debat II Pilwalkot Makassar, Selasa (24/11/2020). Foto: Istimewa

MAKASSAR - Debat Publik Jilid II Pilwalkot Makassar 2020 ditutup pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal-Fadli Ananda (DILAN) dengan menunjukkan bahwa mereka benar-benar adalah paket nasionalis-religius.

Hal itu terlihat dari pernyataan penutup alias closing statement pasangan doktor dan dokter itu yang secara gamblang menggambarkan ideologi figur mereka. Closing statement itu diawali hadis dan diakhiri pekik Allahu Akbar dan Merdeka. Tidak lupa, ada pantun yang mencerminkan kearifan lokal.



Adapun hadis yang disampaikan DILAN berbunyi Khairunnas, Anfa'ahum Linnas yang artinya sebaik-baik manusia adalah orang yang paling banyak memberikan manfaat. "Allahu Akbar, Merdeka. Salam Sombere," ucap Deng Ical, sapaan akrab Syamsu Rizal, diiringi Dokter Fadli.

Disampaikan pula bahwa Pilwalkot Makassar 2020 merupakan momentum membangun daerah. Olehnya itu, seluruh masyarakat diharapkannya berpartisipasi.

Baca Juga: Dilan Canangkan Program Rumah Tanpa Uang Muka

"Semua orang punya potensi memajukan Makassar, mulai dari Arunteko Sudiangke Sumanna' Barombong, Romangtangngya Manggala hingga Langkai Sangkkarang yang lebih maju, lestari dan melayani. Kita akan menjadi saksi, dan terlibat untuk berkarya bersama memberikan manfaat bagi Makassar Butta Tallasa na Macora," ucap dia.

Pada kesempatan itu, Deng Ical dan Dokter Fadli dengan kompak silih berganti membacakan pantun kearifan lokal. Isi pantun berisi ajakan bersama dan bersinergi membangun Makassar. Berikut pantun yang dibacakan di sesi penutup.



Makan coto, konro dan pallu basa
Ikan cupang atau ikan bitte
Makassar melayani pasti bisa
Karena ada jeki semua paraikatte.

Baca Juga: Yakin Dilan Menang, Ketua Hanura: Dukungan Akar Rumput Kian Masif



(agn)

preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!