alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pilpres Selesai, Parpol Mulai Bicara Pilkada Serentak 2020

Luqman Zainuddin
Pilpres Selesai, Parpol Mulai Bicara Pilkada Serentak 2020
Ilustrasi/SINDOnews

MAKASSAR - Pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) sudah dilakukan kemarin, Rabu (17/4/2019). Setelah itu, kini Partai Politik (Parpol) mulai bicara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yabg dilakukan serentak 2020 tahun depan.

Ketua DPD Golkar Sulsel, Nurdin Halid menyebutkan, bahwa Pemilu ini punya hubungan erat dengan Pilkada 2020 tahun nanti. Golkar kata dia, bersikeras untuk memenang Pemilu 2019. Karena, berkaitan dengan syarat mengusung calon pada Pilkada nanti.

Semakin banyak kursi di DPRD yang dikuasai, maka Golkar kata dia akan lebih mudah mengusung jagoan pada Pilkada yang diikuti 12 kabupaten di Sulsel 2020 nanti.



"Ini kaitannya penting karena ada keterkaitan antara Pileg dan Pilkada. Kenapa partai Golkar hendak memenangkan Pileg? Karena kalau kita menang maka kita dengan muda bisa mengusung (Calon)," jelas Nurdin.

Selama 8 bulan kata Nurdin, Golkar bekerja efektif untuk mewujudkan hal tersebut. Tak sampai di situ, sebelum ini, Nurdin juga menjadikan Pemilu sebagai tolok ukur untuk mendorong Calonnya. Jadi, siapapun yang memberikan kontribusi besar pada Pileg nanti, bakal berpeluang diusung oleh Partai.

"Nanti memang kalau disuatu daerah, Golkar yang menang dan bisa mengusung, artinya cukup dan tidak perlu berkoalisi, tentu pertama kita berikan kepada ketua Golkar didaerah itu," ucap Nurdin.

Tentu kata NH, ketua Golkar daerah itu musti terlebih dulu menyatakan siap untuk maju. Serta punya kemampuan.

Sementara itu, Ketua DPW PAN Sulsel, Ashabul Kahfi memandang Pemilu sebagai gerbang Pilkada serentak 2020. Menurut dia, hasil Pemilu ini akan menjadi gambaran potensi PAN pada Pilkada sebagai partai pengusung. Kahfi berharap, PAN meraih kursi banyak, sehingga bisa punya kekuatan untuk mendorong kader sendiri.

"(Kemenangan PAN) akan memperlihatkan kekuatan PAN di Pilkada. Setiap Pilkada, PAN selalu mendorong kader terbaiknya. Kemarin kita mendorong kader di panggung Pilkada," ujar Kahfi.

Menurut dia, setiap event Politik, punya kaitan satu sama lain. Calon wali kota dan bupati butuh kendaraan politik. Sehingga, partai yang menurutnya menguasai kursi banyak punya bargening kuat. Ia pun optimistis, PAN bisa bicara banyak pada Pemilu kali ini.

"Ada hubungannya, karena yang namanya panggung politik pasti punya kaitan-kaitan. Mau maju Calon bupati atau wali kota itu kan menggunakan kendaraan partai politik. Bahwa kami optimistis PAN akan memperoleh dan mencapai target di Sulsel," pungkas anggota DPRD Sulsel ini.

Adapun 12 kabupaten/kota yang bakal melaksanakan Pilkada serentak di Sulsel yakni kabupaten Barru, Bulukumba, Gowa, Luwu Timur, Luwu Utara, Maros, Pangkep, Selayar, Soppeng, Tana Toraja, serta Toraja Utara.



(sss)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif